FAJAR, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberi ancaman pejabat kewilayahan yang baru saja dilantik. Tidak segan-segan dia akan mencopotnya.
Sosok yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa masa jabatan 13 camat baru akan dievaluasi secara total dalam enam bulan ke depan. Jika berkinerja buruk, tidak ada ampun: bakal dicopot.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Appi usai melantik 109 pejabat eselon III/IV di Lapangan Karebosi, Jumat (6/2/2026). Menurutnya, jabatan camat bukan sekadar posisi aman, melainkan tanggung jawab besar yang dipantau melalui target waktu yang nyata.
“Waktu kita uji coba cuma 6 bulan, artinya setelah 6 bulan, rapornya bagus, tinggal. Rapornya kurang bagus, mohon maaf, banyak sekali yang antre di posisi bapak/ibu sekalian,” tegas Appi saat memberikan arahan.
Appi menjelaskan bahwa rotasi ini adalah bagian dari penyegaran birokrasi guna memaksimalkan sistem pemerintahan. Ia berharap para camat baru bisa melampaui pencapaian pejabat sebelumnya yang dinilai telah memberikan respons positif terhadap program pemerintah.
Salah satu indikator kinerja yang akan menjadi sorotan utama dalam enam bulan ke depan adalah penataan pedestrian. Appi menginstruksikan para camat baru untuk melanjutkan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) liar yang selama ini menggunakan trotoar secara ilegal.
Meskipun harus tegas dalam mengembalikan hak pejalan kaki, Appi menekankan agar penertiban dilakukan dengan pendekatan yang humanis. Fokus utamanya adalah area Alun-alun menuju Pantai Losari agar akses jalan kaki menjadi nyaman dan arus kendaraan tidak semrawut.
Appi memastikan gerbong rotasi jabatan di lingkup Pemkot Makassar belum berhenti. Ia menginstruksikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menerapkan manajemen talenta secara penuh dalam pelantikan berikutnya. Sistem merit akan menjadi acuan utama untuk memastikan ASN ditempatkan sesuai dengan kompetensi dan kapabilitasnya.
Saat ini, posisi definitif Camat Wajo masih dibiarkan lowong dan diisi oleh pelaksana tugas (plt) untuk memastikan proses adaptasi dan pemetaan pejabat yang masuk benar-benar tepat sasaran. (*)
Daftar 13 Camat yang Dilantik
Muharuddin (Camat Biringkanaya)
Fataullah (Camat Bontoala)
Tri Sugiarto (Camat Makassar)
M Rizal ZR (Camat Mamajang)
Nanin Sugiar (Camat Ujung Pandang)
Andi Husni (Camat Tallo)
Ahmad (Camat Manggala)
Andi Syahrir (Camat Mariso)
Syahril (Camat Panakkukang)
Yudistira Ekaputra Nugraha (Camat Rappocini)
Andi Patiroi (Camat Tamalanrea)
Muhammad Aril Syahbani (Camat Tamalate)
Andi Unru (Camat Ujung Tanah)




