MONTREAL, KOMPAS.TV - Sekelompok orang berpakaian Robin Hood menyerbu toko dan mencuri makanan di Montreal, Kanada, yang kemudian membagikannya.
Pencurian tersebut terjadi pada Selasa (3/2/2026), dan disebut sebagai bentuk protes atas tingginya harga pangan.
Aksi penyerbuan dan pencurian itu ternyata hanya beberapa pekan setelah kelompok yang sama menargetkan swalayan dengan berpakaian sebagai Sinterklaas dan kurcacinya.
Baca Juga: Jelang Negosiasi AS-Iran, Washington Serukan Warganya Segera Keluar dari Teheran
Dikutip dari CNN, organisasi aktivis yang menyebut dirinya Robin de Ruelles atau Robin dari lorong-lorong mengatakan, sekitar 60 orang, beberapa di antaranya mengenakan topi berbulu Robin Hood, memasuki toko makanan sehat Rachelle Berry.
Mereka mengambil makanan tanpa membayar, dan mendistribusikannya ke banyak lemari pendingin komunitas di kota.
Mereka menyebut aksinya tersebut sebagai tindakan politik melawan inflasi harga pangan.
Kelompok serupa juga melakukan hal yang sama pada Desember lalu, dengan menyerbu toko kelontong di Montreal.
Mereka berpakaian seperti sinterklas dan kurcacinya, mencuri makanan dan meninggalkan sebagian di antaranya yang masih terbungkus kado di bahwa pohon Natal di dekat mereka beraksi.
Biaya hidup menjadi topik utama di Kanada, di mana inflasi mencapai 4,7 persen antara November 2024 dan 2025.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : CNN
- robin hood
- kanada
- menyerbu toko
- mencuri makanan
- tingginya harga pangan



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494243/original/098745500_1770282136-PSIM_Yogyakarta_vs_Persis_Solo.jpg)
