Danantara Bakal Bangun 30 Peternakan Ayam untuk Pasok Kebutuhan MBG

kumparan.com
21 jam lalu
Cover Berita

Danantara Indonesia berencana membangun peternakan unggas (poultry) di 30 titik, termasuk dalam 18 proyek hilirisasi yang dikaji Danantara. Produksi daging ayam dan telur dari proyek tersebut akan dipasok untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dari total 30 titik yang direncanakan, groundbreaking proyek peternakan unggas pada fase pertama dilakukan terhadap 6 titik yakni Kabupaten Malang, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Bone, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Sumbawa.

Fasilitas Hilirisasi Poultry Terintegrasi di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur dibangun di atas lahan seluas 5,6 hektare melalui anak perusahaan ID FOOD, PT Berdikari (Persero).

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, proyek peternakan ayam dinilai sangat mendesak di tengah kenaikan permintaan daging ayam dan telur untuk mengantisipasi lonjakan harga.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan), untuk memasok MBG kepada 82,9 juta penerima perlu pasokan daging ayam sebanyak 1,1 juta ton dan telur 0,7 juta ton. Kebutuhan tersebut harus dipasok dari ayam pedaging sebanyak 1,2 miliar ekor, ayam petelur 55 juta ekor, produksi daging ayam 1,8 juta ton dan telur 1 juta ton.

"Dengan adanya program MBG ini kebutuhan ayam akan meningkat sangat signifikan, karena nantinya insyaallah pada mungkin Agustus atau September kebutuhan untuk memberikan program Makan Bergizi Gratis ini, kan, mencapai 82 juta lebih," kata Rosan saat konferensi pers, Jumat (6/2).

Rosan menilai, jika kenaikan permintaan daging ayam dan telur tidak diimbangi dengan kenaikan pasokan, maka harga di pasaran otomatis akan melesat dan memberatkan masyarakat.

"Kalau kita tidak antisipasi harga telur, harga ayam, ini akan meningkat bisa secara signifikan kalau kita tidak mengantisipasi dari sekarang," tegasnya.

Meski demikian, prioritas pasokan daging dan telur ayam untuk MBG tetap berasal dari produksi masyarakat. Hanya saja, proyek hilirisasi peternakan unggas Danantara ini diharapkan dapat menjadi bantalan (buffer).

"Buffer yang kita sediakan juga karena perhitungan yang sudah diberikan kepada kami bahwa peningkatan penggunaan demand untuk ayam ini akan meningkat secara sangat signifikan ke depannya salah satunya karena didorong oleh program Makan Bergizi Gratis," imbuh Rosan.

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD, Ghimoyo, mengatakan proyek hilirisasi pengembangan industri ayam terintegrasi akan dibangun di 30 provinsi, meliputi 8 titik di Sumatera, 4 titik di Kalimantan, 7 titik di Sulawesi, 3 titik di Maluku dan Maluku Utara, 6 titik di Papua, 3 titik di Nusa Tenggara, dan 1 titik di Jawa.

"Untuk fase satu itu ada 6, dari 30 rencana besar untuk hilirisasi perunggasan Indonesia," katanya.

Terdapat 333 pabrik yang terintegrasi dalam satu ekosistem, meliputi 28 pabrik pakan, 9 kandang Grand Paret Stock (GPS), 14 kandang Parent Stock (PS), 130 kandan kandang pullet, 135 Rumah Pemotongan Hewan Unggas (RPHU) dan CS, 8 pabrik olahan, 8 pabrik olahan telur, dan 1 pabrik vaksin/obat.

Proyek tersebut membutuhkan pendanaan dari Danantara Indonesia sebesar Rp 20 triliun. Proyek tersebut juga dapat menjadi pembeli (offtaker) produksi koperasi, UMKM, dan peternak yang bisa mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 3 persen senilai Rp 50 triliun.

Ghimoyo menyebut, 30 titik industri peternakan unggas ditargetkan dapat menambah produksi 1,5 juta ton daging ayam dan 1 juta ton telur, menciptakan 1,46 juta lapangan kerja baru, serta peningkatan pendapatan peternak hingga Rp 81,5 triliun per tahun secara bruto.

"Dari sisi sosial, program ini menopang kebutuhan pangan bagi 82,9 juta penerima manfaat MBG dan berperan dalam menurunkan stunting serta kemiskinan struktural," jelasnya.

Melalui proyek ini, dia berharap terciptanya stabilisasi pasokan, penguatan cadangan stok nasional, serta menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Pengembangan dilakukan secara bertahap termasuk di luar Pulau Jawa untuk menciptakan sentra-sentra produksi baru di daerah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pakai Koko Putih dan Kopiah Hitam, Prabowo Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Kumpulkan Pimpinan Partai di Kartanegara
• 20 jam laludetik.com
thumb
5 Makanan yang Bisa Menurunkan Kemampuan Daya Ingat
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Beckham Putra Gelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini, Jaring Talenta Muda
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Purbaya Lantik 40 Pejabat Pajak Terbaru, Ini Daftar Lengkapnya
• 22 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.