Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Timur menampilkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta produk kelompok tani pada ajang "Panen News Festival (Panen Fest) 2026".
"Jakarta Timur turut berpartisipasi dalam ajang 'Panen News Festival (Panen Fest) 2026' yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/2) besok," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Taufik menyebutkan, partisipasi tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian perkotaan, ketahanan pangan dan pemberdayaan UMKM di wilayah Jakarta Timur.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan potensi kelompok tani dan UMKM unggulan Jakarta Timur agar semakin dikenal masyarakat luas," ujar Taufik.
Dalam kegiatan tersebut, Jakarta Timur menghadirkan berbagai stan (booth) UMKM dan kelompok tani serta turut memeriahkan acara melalui keikutsertaan dalam karnaval budaya.
Baca juga: Panen jagung, Jaktim tingkatkan ketahanan pangan
Salah satu "booth" kelompok tani diisi oleh Poktan Terminal Pulo Gebang yang dikelola Dianty Subagiartty dari Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung.
Selain itu, terdapat lima "booth" Pasar Tumbuh yang menampilkan produk unggulan dari berbagai kecamatan, seperti Agriyaponik Ciracas, UMKM Kolong Tol Becakayu Makasar, produk olahan Duren Sawit, hidroponik Cipayung hingga olahan pangan sehat dari Matraman.
Jakarta Timur (Jaktim) juga menghadirkan "booth" dari Suku Dinas KPKP yang menampilkan produk kelompok tani dan UMKM dari Pulogadung, Pasar Rebo, Jatinegara serta Kramat Jati
"Beragam produk ditawarkan, mulai dari hasil pertanian, minuman sehat, madu, makanan ringan, hingga kuliner khas Betawi," ujar Taufik.
Tak hanya pameran produk, Jaktim juga mengirimkan delapan peserta karnaval yang terdiri dari unsur Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), kelompok tani, instansi pemerintah, komunitas hingga mahasiswa.
Baca juga: Pemkot Jaktim gelar sosialisasi pertanian perkotaan di Ciracas
Kehadiran peserta karnaval tersebut turut menyemarakkan rangkaian acara Panen Fest 2026.
Kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan kelompok tani, sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar sektor pertanian perkotaan dan UMKM di Jakarta Timur semakin maju dan berdaya saing," katanya.
Taufik berharap, partisipasi Jaktim dalam "Panen Fest 2026" dapat menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam membangun ketahanan pangan berbasis perkotaan, memperkuat ekonomi masyarakat serta mendukung gerakan bangga produk lokal di DKI Jakarta.
"Jakarta Timur turut berpartisipasi dalam ajang 'Panen News Festival (Panen Fest) 2026' yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/2) besok," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Taufik menyebutkan, partisipasi tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian perkotaan, ketahanan pangan dan pemberdayaan UMKM di wilayah Jakarta Timur.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan potensi kelompok tani dan UMKM unggulan Jakarta Timur agar semakin dikenal masyarakat luas," ujar Taufik.
Dalam kegiatan tersebut, Jakarta Timur menghadirkan berbagai stan (booth) UMKM dan kelompok tani serta turut memeriahkan acara melalui keikutsertaan dalam karnaval budaya.
Baca juga: Panen jagung, Jaktim tingkatkan ketahanan pangan
Salah satu "booth" kelompok tani diisi oleh Poktan Terminal Pulo Gebang yang dikelola Dianty Subagiartty dari Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung.
Selain itu, terdapat lima "booth" Pasar Tumbuh yang menampilkan produk unggulan dari berbagai kecamatan, seperti Agriyaponik Ciracas, UMKM Kolong Tol Becakayu Makasar, produk olahan Duren Sawit, hidroponik Cipayung hingga olahan pangan sehat dari Matraman.
Jakarta Timur (Jaktim) juga menghadirkan "booth" dari Suku Dinas KPKP yang menampilkan produk kelompok tani dan UMKM dari Pulogadung, Pasar Rebo, Jatinegara serta Kramat Jati
"Beragam produk ditawarkan, mulai dari hasil pertanian, minuman sehat, madu, makanan ringan, hingga kuliner khas Betawi," ujar Taufik.
Tak hanya pameran produk, Jaktim juga mengirimkan delapan peserta karnaval yang terdiri dari unsur Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), kelompok tani, instansi pemerintah, komunitas hingga mahasiswa.
Baca juga: Pemkot Jaktim gelar sosialisasi pertanian perkotaan di Ciracas
Kehadiran peserta karnaval tersebut turut menyemarakkan rangkaian acara Panen Fest 2026.
Kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan kelompok tani, sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin mencintai produk lokal.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar sektor pertanian perkotaan dan UMKM di Jakarta Timur semakin maju dan berdaya saing," katanya.
Taufik berharap, partisipasi Jaktim dalam "Panen Fest 2026" dapat menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam membangun ketahanan pangan berbasis perkotaan, memperkuat ekonomi masyarakat serta mendukung gerakan bangga produk lokal di DKI Jakarta.



