Tak Main-main! Purbaya Minta Pajak dan BC Kejar Tax Ratio 12% Tahun Ini

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa meraih penganugerahan special awards kategori Game Changer of the Year dalam acara CNBC Indonesia Awards 2025 di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Kamis, (11/12/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, tekanan perekonomian yang terjadi sepanjang 2025 turun menekan level rasio pajak terhadap PDB alias tax ratio ke posisi 9%.

Sebagaimana diketahui, realisasi penerimaan pajak pada 2025 juga tak mampu mencapai target, yakni hanya di sebesar Rp1.917,6 triliun atau 87,6% dari target APBN 2025 yang sebesar Rp2.189,3 triliun. Bahkan, turun sekitar 0,7% dari realisasi pada 2024.


Baca: Target Setoran Pajak Karyawan 2026 Melorot, Purbaya: Ekonomi Lambat

"Ini hal yang serius, kita harus bereskan betul. Apalagi kemarin pengumpulan tax collection kita kan di bawah target, karena ekonominya melambat," kata Purbaya saat pidato rotasi posisi 40 pejabat pajak di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Meski tax ratio merosot pada 2025 dari 2024 yang masih di kisaran 10,08%, Purbaya percaya diri bahwa perbaikan internal dan rotasi pegawai akan turut mampu berkontribusi pada peningkatan tax ratio pada 2026. Ia menargetkan tax ratio bisa naik ke level 11-12% tahun ini.

"Tapi saya harapkan dengan membaiknya ekonomi, dan ke depan akan lebih baik lagi, kita bisa mengumpulkan pendapatan dari tax maupun bea cukai yang lebih tinggi lagi," ucap Purbaya.

"Saya sih mengharapkan ada perbaikan tax collection rate yang signifikan dari 9% sekarang, mungkin 11-12% untuk tahun ini, tahun depan kita perbaiki lagi. Jadi ini misi kita, misi yang berat untuk pajak," tegasnya.

Baca: Setoran Pajak Masih Seret, Ekonom Sarankan Jurus Ini!

Mengutip catatan Kementerian Keuangan dalam artikel berjudul 'Coretax DJP: Lompatan Strategis Dorong Peningkatan Penerimaan Negara', tax ratio sempat merosot pada semester I-2025 ke level 8,42% dan kuartal III/2025 menjadi 8,58%.

Disebutkan juga bahwa Pada 2020-2021 tax ratio Indonesia mencapai titik terendah 8,33%-9,11% dari PDB akibat pandemi Covid-19. Lalu pada 2022-2023 naik signifikan ke level 10,39% dan 10,31% didorong reformasi pajak melalui implementasi UU HPP dan adanya booming komoditas.


(arj/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Disebut Bakal 'Di-Noel-Kan', Purbaya: Gue Gak Terima Duit

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tersangka Bos Blueray Cargo John Field Lolos Saat Diciduk, KPK Ajukan Cekal
• 20 jam lalumerahputih.com
thumb
Ritual Perawatan Rambut untuk Kamu yang Sering Ganti Gaya, Intip Yuk Beauty!
• 7 jam laluherstory.co.id
thumb
Soekarno Run 2026: PDIP Ajak Anak Muda Hidupkan Semangat Kemandirian
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Nonton Live Streaming BRI Super League: Persib Bandung Vs Malut United
• 12 jam lalubola.com
thumb
BPS Catat Penduduk Miskin di Jakarta Turun Jadi 439 Ribu Orang di 2025
• 18 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.