GenPI.co - Kecerdasan buatan asal China Deep Seek AI ikut memberikan prediksi harga mata uang kripto Bitcoin dalam jangka panjang.
Dilansir dari laman Cryptonews, Jumat (6/2), analisis DeepSeek AI menyoroti partisipasi institusional yang meningkat.
Menurut analisis DeepSeek AI, kondisi itu bisa menjadi pemicu harga mata uang kripto Bitcoin naik dalam beberapa waktu ke depan.
Selain itu, analisis DeepSeek AI juga menilai kendala pasokan setelah halving bisa mendorong kenaikan harga Bitcoin.
Di dalam analisisnya, DeepSeek AI menunjukkan tren naik Bitcoin dari tahun ke tahun Bitcoin tetap utuh.
Target jangka panjang harga Bitcoin diprediksi bisa menyentuh angka USD 250 ribu atau sekitar Rp 4,21 triliun pada 2027.
Bitcoin sendiri sempat menyentuh all time high (ATH) di angka USD 126.080 atau sekitar Rp 2,12 triliun pada 6 Oktober 2025.
Meskipun demikian, harga mata uang kripto dengan kode BTC itu sempat mengalami penurunan cukup tajam.
Dilansir dari laman Pintu pukul 21:10 WIB, harga Bitcoin turun 3,77 persen dalam 24 jam ke belakang.
Saat ini harga Bitcoin menyentuh Rp 1.134.069.535 per koin. Market cap Bitcoin menembus Rp 22,2 triliun. (*)
Video heboh hari ini:




