Jelang Ramadan, Legislator Depok Ini Pastikan Penyaluran MBG Tetap Normal Sesuaikan Jenis Makanan

eranasional.com
15 jam lalu
Cover Berita

Depok, ERANASIONAL.COM – Jelang memasuki bulan suci Ramadan, anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Turiman memastikan bahwa penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan normal dengan penyesuaian pada jenis makanan yang didistribusikan.

Hal itu diungkapkan, anggota DPRD Turiman usai menghadiri peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra, di Kantor DPC Partai Gerindra Kota Depok, kawasan Grand Depok City, Jumat (6/2/2026).

“Tetap berjalan seperti biasa, cuma menu makanannya bukan makanan basah tapi matang gitu. Dia matang, tapi kan jenisnya kering kayak roti, susu, dan buah gitu. Jadi bukan masakan yang keseharian seperti biasa,” ujar Turiman, Jumat (6/2/2026).

Lebih lanjut, Turiman menerangkan selama bulan suci Ramadan distribusi makanan untuk program unggulan Pemerintah tersebut tidak lagi berupa masakan basah siap saji seperti hari-hari biasa. Strategi ini dilakukan, guna menjaga kualitas makanan.

Mengenai waktu pengiriman, dia juga menambahkan bahwa status pengirimannya tetap masih berjalan normal seperti biasa. Sementara untuk proses pengiriman tetap mengikuti Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku, termasuk adanya pembaruan aturan yang saat ini tengah dipantau perkembangannya.

Selain menyasar kepada peserta didik di sekolah. Masih kata Turiman, bahwa program ini direncanakan juga akan merambah ke lingkungan pondok pesantren serta kelompok masyarakat rentan lainnya yang masuk dalam kelompok B3-Badan Gizi Nasional.

“Semua, yang termasuk kelompok B3, Balita, Ibu hamil dan Ibu menyusui. Semua juga akan kebagian, cuma kan bertahap,” jelasnya.

Kendati demikian, meski distribusi saat ini masih bertahap karena kesiapan dapur di sejumlah titik. Pria yang juga memiliki usaha mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Depok itu menekankan bahwa hal tersebut tidak akan mengurangi hak penerima manfaat. Untuk di wilayah Kecamatan Sukmajaya, Depok sendiri saat ini tercatat sudah ada sekitar 20 SPPG yang beroperasi.

Menutup keterangannya, Turiman mengimbau kepada para pengelola SPPG dalam kondisi apapun agar tetap menjaga integritas dan kualitas pelayanan, terutama dalam hal pengawasan mutu makanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Ya pokoknya harus melayani dengan baiklah, untuk penerima manfaat, harus selektif, pengawalan makanannya jangan sampai tidak tepat,” pungkasnya. (**)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KKP Fasilitasi Tambak Garam Rakyat Teknologi Tunnel-SWRO Hadapi Tantangan Cuaca
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Jelang Ramadan, Keluarga Vadel Badjideh Bakal Rutin Berkunjung ke Rutan Cipinang
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Segera Bertemu Manajemen, Yann Sommer Beri Sinyal Masa Depannya di Inter Milan Masih Abu-Abu
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Saat Seruan Prabowo Presiden 2 Periode Bergemuruh di HUT ke-18 Gerindra
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG Sebut Gempa di Pacitan Termasuk Megathrust, Berikut Penjelasannya
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.