Bisnis.com, JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menjadi penyedia pasokan energi guna mendukung pengembangan fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit-alumina-aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. PTBA berperan dalam memastikan ketersediaan sumber energi untuk memenuhi kebutuhan operasional smelter aluminium tersebut.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa pengembangan ekosistem terintegrasi hilirisasi itu menjadikan sumber daya mineral tidak lagi sekadar komoditas ekspor mentah, melainkan bahan baku strategis yang mendukung transformasi industri nasional.
“Melalui fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit-alumina-aluminium ini kita berupaya mewujudkan transformasi industri yang mampu mendorong penciptaan lapangan kerja dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional," dalam keterangan resmi, Jumat (7/2/2026).
Sebagai informasi, fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit-alumina-aluminium di Mempawah menjadi penghubung dalam rantai pasok pengolahan dan pemurnian bauksit – alumina - aluminium secara terintegrasi di Indonesia. Fasilitas ini memiliki kapasitas pengolahan mencapai 3 juta ton bauksit menjadi 1 juta ton alumina per tahun. Selanjutnya, 1 juta ton alumina akan diolah menjadi 600.000 ton aluminium.
Proyek ini akan menjadi motor bagi penciptaan potensi peningkatan kesempatan kerja lebih dari 65.000 tenaga kerja. Tidak hanya bagi sektor pertambangan, tetapi juga bagi sektor industri terkait hingga infrastruktur daerah dan UMKM yang masuk dalam rantai ekosistem hilirisasi bauksit – alumina – aluminium ini.
Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin mengatakan Grup MIND ID berkomitmen dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya mineral secara bertanggung jawab dan memastikan kekayaan alam dapat diolah di dalam negeri agar mampu menciptakan multiplier effect ekonomi yang baik dalam mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Baca Juga
- Saham INKP, PTBA & PGEO Dorong Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat
- Ramai RKAB Batu Bara Dipangkas 40%-70%, PTBA Ikut Terimbas?
- Aksi Pemodal Jumbo di Saham PTBA yang Masih Ramai Dibeli Investor Asing
“Proyek ini adalah karya anak bangsa. Inilah bentuk kontribusi Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat ekonomi, dan memperkuat kedaulatan negara, demi peradaban masa depan Indonesia,” katanya.
Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail menambahkan keterlibatan perseroan dalam mendukung kebutuhan energi proyek strategis nasional di Mempawah merupakan bentuk sinergi antaranggota Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri.
“PTBA berkomitmen untuk mendukung program strategis hilirisasi nasional melalui penyediaan energi yang andal, efisien, dan berdaya saing. Dukungan energi bagi pengolahan dan pemurnian alumina-aluminium terpadu di Mempawah menjadi bukti keseriusan perseroan dalam memperkuat rantai pasok industri dan ketahanan energi nasional sekaligus mendorong percepatan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” jelasnya.
Keberadaan pasokan energi dari PTBA, lanjutnya, tidak hanya menopang operasional fasilitas pemurnian tetapi juga berkontribusi pada terciptanya kepastian investasi, peningkatan daya saing industri aluminium nasional, serta penguatan kemandirian industri strategis Indonesia. Pasokan energi yang nantinya akan disediakan PTBA memakai teknologi yang canggih dan ramah lingkungan.
-------------
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.




