jpnn.com, JAKARTA - Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut Presiden RI Prabowo Subianto belum menentukan untuk berkontestasi pada Pilpres 2029.
Sebab, kata Wakil Ketua DPR RI itu, Prabowo perlu melihat hasil kerja periode pertama kepemimpinan di Indonesia sebelum memutuskan berkontestasi.
BACA JUGA: Puluhan Sukarelawan Tegaskan Dukung Program Pemerintahan Prabowo-Gibran
Hal demikian dikatakan Dasco menjawab awak media soal PAN yang mendukung Prabowo dua periode, lalu mengusulkan Zulhas sebagai cawapres pada 2029.
"Pasti akan menentukan langkah setelah melihat dalam periode pertama apakah pekerjaan dan tugas-tugas dapat diselesaikan dengan baik dan bermanfaat untuk rakyat banyak," kata Dasco, Sabtu.
BACA JUGA: Saran dari Hensa untuk Prabowo jika Gibran Berambisi jadi Capres 2034
Namun, dia menilai wacana memasangkan Prabowo dengan tokoh tertentu pada 2029 sebagai hiburan untuk rakyat dari sisi politik.
"Ya, bahwa kemudian kami dengar di luar ada wacana-wacana dipasangkan dengan beberapa tokoh, ya, itu kami anggap sebagai wacana dan juga hiburan untuk rakyatlah, begitu," ujar dia.
BACA JUGA: PAN & PKB Dukung Prabowo 2 Periode, PDIP: Setiap Partai Punya Kedaulatan Bersikap
Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN Eddy Soeparno menyebut partainya bakal mendukung Prabowo Subianto agar Kepala Negara bisa maju pada Pilpres 2029.
Dia mengatakan PAN sudah terbiasa mendukung Prabowo pada pilpres, sehingga langkah tersebut akan terus dilakukan.
"Bagi kami, itu sudah pilihan natural untuk mendukung beliau kembali nanti di tahun 2029," kata Eddy ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2).
Wakil Ketua MPR RI itu menuturkan Ketum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas juga sudah menyatakan arah dukungan partai pada 2029, yakni untuk Prabowo.
"Ketua Umum saya pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan terkait siapa yang akan kami dukung nanti di pilpres yang akan datang," kata Eddy.
Namun, ujar dia, PAN belum menentukan dukungan bagi sosok cawapres pendamping Prabowo pada 2029.
Eddy mengatakan PAN tentu melihat berbagai opsi dari sisi elektabilitas hingga kemampuan figur bekerja sama dengan Prabowo dalam mendukung sosok tertentu sebagai cawapres.
"Jadi pertimbangan-pertimbangannya banyak untuk itu. Oleh karena itu, biarkan itu berjalan tetapi kami hari ini sudah berketetapan hati," kata dia.
Hanya saja, lanjut Eddy, PAN berharap sosok Zulhas bisa mendampingi Prabowo ketika berkontestasi pada Pilpres 2029.
"Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029 tentu," kata dia. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kakorlantas Tinjau Rest Area KM 66 Tol Pandaan Malang Untuk Cek Kesiapan Mudik 2026
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan


