Jakarta, tvOnenews.com — Presiden RI, Prabowo Subianto, menggunakan momentum pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal sebagai panggung pesan politik persatuan.
Kepala Negara menilai pertemuan ulama dan pemerintah dalam satu forum merupakan simbol penting arah kebangsaan, terutama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian nasional.
Dalam sambutannya, Prabowo terlebih dahulu menegaskan makna Masjid Istiqlal bukan sekadar rumah ibadah terbesar di Indonesia, tetapi representasi cita-cita negara melindungi seluruh rakyat.
“Masjid ini adalah lambang daripada semangat bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang bisa melindungi segenap rakyatnya, segenap tumpah darah bangsa Indonesia,” kata Prabwo dalam sambutannya, Sabtu (7/2/2026).
“Sekali lagi, terima kasih hari ini saya sungguh merasa bahagia, sungguh merasa besar hati,” sambungnya.
Ia kemudian menekankan hubungan ulama dan umara sebagai fondasi keberhasilan negara. Menurutnya, sejarah peradaban menunjukkan kemakmuran hanya lahir dari stabilitas dan kedamaian, dan hal itu bergantung pada keselarasan antara otoritas moral dan otoritas pemerintahan.
“Hari ini adalah lambang dari bersatunya Ulama dengan Umara. Kalau Ulama dan Umara bersatu, insyaallah bangsa kita akan menjadi bangsa yang besar, bangsa yang makmur,” ujarnya.
“Karena syarat, syarat bangsa itu berhasil sepanjang sejarah peradaban manusia, syarat bangsa yang berhasil, bangsa yang makmur adalah perdamaian,” lanjut dia.
Prabowo menegaskan, perdamaian tidak berdiri sendiri, melainkan harus dijaga bersama oleh pemimpin pemerintahan dan tokoh agama. Ia pun mengaku bangga melihat kebersamaan tersebut di Istiqlal.
“Alhamdulillah hari ini saya bangga menjadi Presiden Republik Indonesia. Hari ini saya merasa besar hati. Hari ini terima kasih Majelis Ulama Indonesia, terima kasih apa yang kau berikan kepada saya,” tuturnya.
Acara pengukuhan MUI di Masjid Istiqlal menjadi momen simbolik yang menegaskan peran agama dan negara berjalan beriringan, sekaligus memperlihatkan upaya pemerintah menekankan pentingnya stabilitas sosial sebagai prasyarat pembangunan nasional. (agr/ree)




