Bersiap, Mitsubishi Indonesia akan menambah portofolio produknya lewat mobil hybrid yang akan diluncurkan pada tahun ini. Informasi tersebut disampaikan Executive Vice President PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Masaaki Fujiwara.
"Di 2026 kami memiliki target utama, pertama memperluas jaringan diler di seluruh Indonesia, kedua memperkuat layanan berdasarkan filosofi 'Passion to Care', ketiga meningkatkan pengalaman pelanggan melalui digitalisasi dan kolaborasi teknologi AI," katanya di pembukaan IIMS 2026 di Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2).
Dikonfirmasi lebih lanjut kepada President Director PT MMKSI Atsushi Kurita, dirinya mengamini pabrikan bakal meluncurkan mobil hybrid Mitsubishi pada 2026 ini, namun perihal waktu detailnya belum bisa disampaikan.
"Ya kami berencana mengenalkan beberapa model hybrid pada tahun ini jadi mohon tunggu bersabar," ungkapnya.
Pada gelaran IIMS 2026, Mitsubishi fokus pada perayaan 55 tahun perjalanannya di Indonesia, dengan menghadirkan dua model spesial: Xforce dan Destinator yang diberi sentuhan khusus yang membuatnya eksklusif.
"Di IIMS ini kami mau berkonsentrasi pada kolaborasi perayaan 55 tahun kami pada Desember tahun lalu. Makanya kami mau memanfaatkannya tahun ini. Itulah mengapa setelahnya kami ada GIIAS, GJAW, dan pada waktunya kami akan mengenalkan produk baru," imbuhnya.
Kurita tak bisa berbicara banyak mengenai modelnya karena berkaitan dengan strategi perusahaan. Yang jelas dirinya menyampaikan bahwa model hibrida tersebut merupakan rakitan lokal.
"Ya, ya, ya (produksi lokal), tapi model kendaraan penumpang kami semuanya adalah produksi Indonesia jadi pasti salah satunya," katanya.
Pernyataan tersebut tentu memberi angin segar sebagai langkah lanjutan tiga berlian di Indonesia. Sebelumnya teka-teki mengenai mobil hybrid Mitsubishi terus menguat setelah melakoni debutnya di Thailand melalui model Xpander Hybrid pada 2024.
Kemudian terbaru, Mitsubishi Xforce Hybrid yang juga melakoni debutnya di negara yang sama pada kuartal tiga 2025. Sedikit menimbulkan tanda tanya besar lantaran dua model tersebut pada awalnya lahir di Indonesia, namun kehadiran varian hybrid-nya dilakukan di negara tetangga.




