Pengacara Inara Ungkap Kondisi Anak Selama Bersama Virgoun: Batuk-Minta Dijemput

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Kuasa hukum Inara Rusli, Daru Quthny dan Herlina, membeberkan perihal kondisi kesehatan dan psikis ketiga buah hatinya. Ketiga anak Inara disebut tengah dalam kondisi yang mengkhawatirkan di bawah pengasuhan Virgoun.

Kekhawatiran Inara Rusli bertambah saat mengetahui anak-anaknya mengalami masalah kesehatan. Hal itu terjadi diduga kuat berkaitan dengan lingkungan tempat tinggal mereka saat ini yang dianggap tidak sehat bagi pertumbuhan anak.

"Anak-anak sudah batuk selama hampir sebulan dan tidak sembuh-sembuh dikarenakan terpapar asap rokok dari orang-orang yang berada di rumah tersebut yang hampir semuanya itu merokok aktif," ujar Herlina dalam konferensi pers di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (4/2).

Berdasarkan hasil asesmen, dampak dari lingkungan dan konflik berkepanjangan ini mulai merusak kondisi mental anak. Penurunan kualitas kesehatan dan psikis ini menjadi dasar kuat bagi Inara untuk memperjuangkan kepulangan anak-anaknya.

"Berdasarkan laporan perkembangan hasil psikotes psikolog anak, pengakuan anak-anak tersebut, dan berita hoaks terhadap Inara, mengakibatkan anak-anak mengalami penurunan kondisi psikis dan kesehatan secara signifikan," ucap Herlina.

Senada dengan Herlina, Daru Quthny juga mengatakan bahwa kondisi tersebut diperparah dengan rasa rindu mendalam yang dirasakan ketiga anaknya terhadap sang ibunda, Inara Rusli.

Daru Quthny mengaku dirinya melihat bukti rekaman video di mana ketiga anak Inara itu terang-terangan meminta agar mereka bisa segera dijemput.

"Anak-anaknya yang saya terima videonya memang mereka juga pastilah yang namanya anak minta pulang. 'Mami, tolong jemput, kapan mau dijemput?' seperti itu. Artinya anak itu sudah minta dijemput," kata Daru Quthny.

Sebelumnya, Inara Rusli sempat mengadu ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Pengaduan tersebut dilakukan setelah Virgoun diduga mengambil anak-anaknya secara paksa. Inara mengungkapkan peristiwa itu telah terjadi sejak November 2025.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Kemarin, groundbreaking proyek hilirisasi hingga pendanaan padat karya
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Jaringan Judi Online Internasional Terungkap di Bali, 35 WNA India Jadi Tersangka
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BCA Expoversary, Ada Bunga KPR 1,69% per Tahun
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.