Indonesia-Rusia Jajaki Kerja Sama Museum dan Arsip Sejarah

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, terima audiensi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Federasi Rusia untuk Indonesia, Vladimir N. Morozov di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya dan bertujuan mendorong kontribusi nyata bagi pengembangan sektor kebudayaan Indonesia. Dubes Morozov hadir didampingi CEO Member of the Academic Publishing Board, Vladimir N. Sautov

Menbud Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas rencana pelestarian sejarah budaya Rusia, baik berupa manuskrip maupun artefak, yang akan dikemas dalam bentuk katalog publikasi.

Menurutnya, inisiatif tersebut penting untuk memperkaya informasi mengenai koleksi sejarah yang dimiliki Rusia.

“Ini sangat penting agar kita dapat memiliki informasi yang lebih lengkap terkait koleksi-koleksi tersebut,” ujar Fadli Zon dalam keterangan tertulis yang diterima TVRINews.com, Sabtu, 7 Februari 2026.

Menbud juga menilai kekayaan data historis serta beragam museum yang dimiliki Rusia, termasuk koleksi artefak dan manuskrip, berpotensi untuk ditampilkan dalam sebuah publikasi bersama.

"Keterlibatan koresponden dalam proyek ini juga diharapkan dapat menyempurnakan riset historis yang dilakukan," ujarnya.

Sementara itu, Dubes Vladimir N. Morozov menyambut baik terbukanya peluang kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI.

Ia menegaskan, pihaknya telah melakukan proses kurasi data dan perumusan landasan proyek secara mendalam, termasuk yang berkaitan dengan arsip sejarah.

“Kami memiliki data yang signifikan dan akan terus berkoordinasi dengan Menteri Kebudayaan, termasuk meminta rekomendasi pihak-pihak yang dapat diajak bekerja sama lebih lanjut, khususnya dalam pengarsipan,” jelas Morozov.

Ia menambahkan, pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari diskusi yang lebih strategis, termasuk rencana pertemuan lanjutan di lingkungan museum sebagai ruang dialog antarlembaga.

“Kami berharap diskusi ini tidak hanya berfokus pada artefak, tetapi juga pada bentuk kerja sama di masa mendatang. Bukan hanya tentang hari ini, melainkan masa depan kolaborasi antara museum-museum di Indonesia dan museum-museum di St. Petersburg,” ujarnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Hector Souto: Tekanan di Kubu Lawan
• 15 jam lalugenpi.co
thumb
Jajal Kekuatan China, Ini Fokus Timnas Indonesia U-17 di Laga Uji Coba Internasional
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Sinopsis BERI CINTA WAKTU SCTV Episode 147, Hari Ini Jumat 6 Februari 2025: Senyum Adila dan Rindu Trian di Tengah Isu Perceraian
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menkeu Purbaya Sebut Keberadaan Safe House di Kasus Bea Cukai Sudah Lama Diketahui, Dukung Proses Hukum KPK
• 9 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.