Ketua DPP Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Penanggulangan Bencana, Nusron Wahid, mengatakan soal penyediaan lahan di sekitar Bundaran HI, Jakarta, untuk kantor dari berbagai badan umat Islam, termasuk MUI akan memanfaatkan gedung setinggi 40 lantai bekas Kedutaan Besar Inggris.
“Menurut informasi desain yang disusun oleh Pak Menteri Agama, itu adalah 40 lantai,” ujar dia usai kegiatan pengukuhan dan ta’aruf pengurus MUI 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2).
“Gedung yang mau difungsikan untuk gedung umat adalah gedung yang dulunya adalah Kedutaan Besar Inggris. Di samping Jalan Thamrin itu, di samping Hotel Grand Hyatt,” tambah Nusron.
Nusron menjelaskan, gedung itu akan difungsikan sebagai pusat kegiatan dan kantor bersama lembaga-lembaga keumatan.
“Nanti dibagi-bagi. Ada ormas, kemudian MUI, ada Baznas, ada Badan Wakaf Indonesia, ada BPKH, Dewan Masjid dan instansi-instansi keumatan lain. Semua ada di situ untuk mengkonsolidir terpadu kekuatan-kekuatan umat yang ada,” jelasnya.
Menurut Nusron, konsep gedung 40 lantai ini bertujuan mengonsolidasikan kekuatan umat Islam dalam satu kawasan terpadu. Dengan demikian, lembaga-lembaga tersebut tidak lagi terbebani biaya operasional atau overhead bulanan yang tinggi.
“Supaya mereka tidak lagi terbebani overhead tiap bulan dan fokus untuk memberdayakan umat,” katanya.
Ia menilai rencana ini adalah sebagai bentuk komitmen Presiden terhadap kewibawaan dan perjuangan umat Islam sebagai mayoritas di Indonesia.
“Itu adalah bentuk komitmen beliau kepada kewibawaan dan perjuangan umat Islam sebagai mayoritas kekuatan yang ada di Indonesia. Dan ini kita sambut positif. Sebagai kekuatan mayoritas, kalau terurus dengan baik tentunya akan membantu bangsa Indonesia ini dengan baik,” tutur Nusron.
Terkait anggaran dan target waktu pembangunan gedung tersebut, Nusron enggan berkomentar lebih jauh.
“Kalau soal anggaran, lebih baik tanya kepada Pak Mensesneg, Pak Menteri Agama yang menangani masalah ini,” pungkasnya.
Prabowo Sediakan LahanPresiden Prabowo Subianto menyediakan lahan di sekitar Bundaran HI, Jakarta, untuk dibangun sebuah gedung yang akan menjadi kantor dari berbagai badan umat Islam, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Dan hari ini saya bisa sampaikan, bahwa saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 ribu meter untuk gedung. Bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam, seperti Badan Zakat Nasional dan lembaga-lembaga lain termasuk ormas-ormas Islam yang membutuhkan ruangan kita akan bangun gedung," kata Prabowo.
Prabowo bilang, keputusan pembangunan gedung itu akan diserahkan kepada Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Rencananya, gedung akan dibangun setinggi 40 lantai. Karena memang, permintaan pembangunan gedung itu datang dari Nasaruddin.
"Ini permintaan Imam Besar Istiqlal, Prof Dr Nasaruddin kepada saya berapa bulan yang lalu. Permintaan beliau juga sebagai Menteri Agama menyampaikan 'Pak kantor MUI sekarang enggak jelas di mana'," ungkap Prabowo.
"Saya pun, maaf, tidak tahu persis di mana kantor MUI," tambah Prabowo.


