Sepanjang 2025 Ekonomi Jakarta Alami Pertumbuhan 5,21 Persen, Kalahkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah gonjang-ganjing pertumbuhan ekonomi di Indonesia maupun global. Sepanjang 2025, perekonomian DKI Jakarta bertumbuh sangat pesat, yakni mencapai 5,21 persen.

Bahkan, yang lebih mengejutkannya lagi, angka pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,11 persen. 

Hal ini tentu mencerminkan resiliensi ekonomi Jakarta di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.

Selain itu, akselerasi pertumbuhan terlihat jelas pada Triwulan IV-2025, yang didorong oleh sektor jasa berbasis konsumsi dan mobilitas, serta kinerja ekspor yang kuat. 

Sebagai simpul utama ekonomi nasional dan global, Jakarta terus memperkuat peranannya dalam mendukung pertumbuhan berkelanjutan. 

Dari sisi kesejahteraan masyarakat, tingkat kemiskinan di Jakarta berhasil menurun menjadi 4,03 persen pada September 2025, dengan jumlah penduduk miskin yang turun signifikan sejak puncak pandemi.
 
Di pasar tenaga kerja, pemulihan juga berlanjut dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 6,31 persen pada November 2025. 

Tetapi, struktur penduduk bekerja masih didominasi oleh lulusan SMA dan SMK, sementara porsi pekerja berpendidikan tinggi relatif terbatas.

Menyikapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono menyambut baik capaian ini sebagai fondasi untuk pembangunan yang lebih inklusif ke depan.

"Pertumbuhan ekonomi Jakarta tahun 2025 yang mencapai 5,21 persen merupakan bukti ketangguhan kita menghadapi tantangan global." 

"Kami akan terus mendorong kebijakan yang memprioritaskan inklusivitas, seperti peningkatan akses Pendidikan berkualitas dan penciptaan lapangan kerja di sektor-sektor strategis, agar 
manfaat pertumbuhan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono, dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu, (7/2/2026). 

Selain itu, ia juga menjelaskan, bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memantau dan 
mengimplementasikan strategi yang mendukung pertumbuhan inklusif, termasuk penguatan sektor ekspor, peningkatan mobilitas, dan program pengentasan kemiskinan.

Bahkan kata dia, capaian ini diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat pemulihan pasca pandemi dan membangun Jakarta yang lebih sejahtera. (aag)

   


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Tren ”City Rebranding”, Kota Terus Unjuk Gigi
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Purbaya: Katanya Pejabat Indonesia Bisa Disogok, Saya Buktikan Tidak Bisa
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo: Kalau Ulama dan Umara Bersatu, Insyaallah Kita Jadi Bangsa yang Makmur
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Tahun Baru Imlek 2026, Kamboja Gelar Pameran Budaya Tiongkok
• 47 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.