Honda Giorno+ Bermesin 125 cc Bergaya Klasik

eranasional.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Selama ini, Honda Stylo 160 dikenal sebagai salah satu skuter matik bergaya retro-modern yang cukup menyita perhatian di pasar Indonesia. Desainnya yang menggabungkan nuansa klasik dengan sentuhan modern, ditambah mesin 160 cc yang bertenaga, membuat motor ini punya karakter tersendiri di tengah persaingan skutik tanah air. Namun belakangan, perhatian pecinta otomotif kembali tertuju pada sosok skuter Honda lain yang tampilannya tak kalah retro dan sekilas sangat mirip dengan Stylo 160.

Motor yang dimaksud memiliki siluet yang familiar, namun jika diperhatikan lebih detail, terdapat sejumlah perbedaan yang cukup jelas. Bagian paling mencolok terlihat pada area dada depan. Desainnya tampak lebih polos dan bersih, tanpa aksen gril berbentuk huruf V seperti yang dimiliki Stylo 160. Lekuk bodinya juga terlihat lebih sederhana, memberi kesan ramping dan minimalis.

Lampu sein pada motor ini juga mengusung desain yang lebih simpel. Tidak terlalu banyak permainan garis atau detail modern, sehingga aura klasik terasa lebih kuat. Meski sekilas bentuk lampu utamanya mirip dengan Stylo 160, perbedaan tetap terlihat jika dicermati lebih dekat, terutama pada detail housing dan bentuk reflektornya.

Beralih ke bagian samping hingga belakang, karakter desain motor ini terlihat lebih mengotak dibandingkan Stylo 160. Garis-garis bodinya tegas namun sederhana, mengingatkan pada skuter-skuter klasik Eropa. Justru dari sinilah kesan retro yang lebih kental muncul, seolah motor ini memang ditujukan untuk pengendara yang mengutamakan gaya santai dan elegan.

Dengan tampilan tersebut, muncul berbagai spekulasi. Ada yang menduga motor ini merupakan versi facelift dari Stylo 160, ada pula yang mengira ini adalah varian baru dengan kapasitas mesin lebih kecil. Jawabannya, motor ini ternyata bukan Stylo versi baru, melainkan Honda Giorno+, sebuah skuter matik bergaya klasik-modern yang saat ini dipasarkan di Thailand.

Honda Giorno+ yang beredar di Thailand. Dok: Eranasional/HO Ist.

Secara konsep, Honda Giorno+ memang memiliki pendekatan desain yang mirip dengan Stylo 160. Honda mencoba menggabungkan estetika klasik dengan teknologi modern agar tetap relevan dengan kebutuhan pengendara masa kini. Namun Giorno+ terlihat lebih menonjolkan sisi retro yang bersih dan sederhana, tanpa terlalu banyak aksen dekoratif.

Dari sektor kaki-kaki, Honda Giorno+ menggunakan pelek berdiameter 12 inci, sama seperti Stylo 160. Ban yang digunakan juga tergolong lebar, memberikan kesan kokoh sekaligus mendukung kenyamanan berkendara. Meski begitu, desain palang pelek Giorno+ memiliki gaya yang sedikit berbeda, menyesuaikan karakter klasik yang diusung.

Masuk ke urusan fitur, Honda Giorno+ tak bisa dianggap remeh. Skuter ini sudah dibekali panel instrumen full digital yang menyajikan informasi dengan tampilan modern. Selain itu, terdapat kompartemen depan yang dilengkapi power outlet USB untuk mengisi daya gawai, serta sistem Smart Key yang memudahkan pengoperasian tanpa anak kunci konvensional.

Perbedaan paling signifikan antara Giorno+ dan Stylo 160 terletak pada sektor dapur pacu. Jika Stylo mengandalkan mesin 160 cc, maka Giorno+ dibekali mesin berkapasitas 125 cc. Meski kapasitasnya lebih kecil, mesin ini sudah menggunakan konfigurasi 4-klep, berpendingin cairan, dan tentu saja mengusung teknologi injeksi PGM-FI khas Honda.

Soal efisiensi bahan bakar, Honda Giorno+ justru punya nilai jual yang menarik. Klaim konsumsi BBM-nya mencapai sekitar 52,6 kilometer per liter, menjadikannya salah satu skuter 125 cc yang tergolong irit. Angka ini tentu menarik bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi untuk penggunaan harian.

Sama seperti Stylo 160, Honda Giorno+ juga tersedia dalam dua varian sistem pengereman, yakni CBS dan ABS. Kehadiran ABS pada skuter bergaya klasik ini menunjukkan bahwa Honda tetap menempatkan faktor keselamatan sebagai prioritas, meski menyasar segmen gaya hidup.

Di Thailand, Honda Giorno+ dipasarkan dengan harga mulai dari 63.700 baht hingga 68.700 baht. Jika dikonversikan ke rupiah, harganya berada di kisaran Rp 33,9 jutaan untuk varian CBS dan sekitar Rp 36,5 jutaan untuk varian ABS. Harga tersebut menempatkan Giorno+ di segmen menengah, bersaing dengan berbagai skuter 125 cc premium lainnya.

Melihat spesifikasi, desain, dan harga yang ditawarkan, wajar jika muncul pertanyaan: apakah Honda Giorno+ cocok jika dipasarkan di Indonesia? Dengan tren skuter bergaya retro yang terus diminati, kehadiran Giorno+ bisa menjadi pelengkap menarik bagi Stylo 160. Giorno+ berpotensi menyasar konsumen yang menginginkan tampilan klasik namun dengan mesin lebih kecil dan konsumsi BBM yang lebih irit.

Jika benar-benar masuk ke pasar Indonesia, Giorno+ bisa menjadi “adik” Stylo 160 yang fokus pada efisiensi dan gaya santai. Tinggal menunggu apakah Honda melihat peluang tersebut dan tertarik membawa skuter retro 125 cc ini ke Tanah Air untuk menemani Stylo 160 di segmen skutik bergaya klasik-modern.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kolonel Angkatan Udara Yunani Ditangkap, Diduga Membocorkan Rahasia NATO kepada Tiongkok
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Update Terkini Negosiasi Iran-AS di Oman, Muncul Hasil Mengejutkan
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Get The Look: Ide Gaya Kasual untuk Ngantor ala Cut Rizki, Mudah Disontek!
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Indonesia Gabung BoP, Hasto: Resolusi Konflik Tanpa Melibatkan Palestina akan Sia-Sia
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Poligami dengan Istri Viral, Pesulap Merah: Yang Allah Perbolehkan, Saya Lakukan
• 2 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.