105.000 Jemaah Ikuti Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

MALANG, KOMPAS - Beberapa jam menjelang pelaksanaan Mujahadah Kubro dalam rangka puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/2/2026), persiapan terus dimatangkan. Tak hanya di Stadion Gajayana yang menjadi tempat acara, beberapa ruas jalan di sekitarnya juga sudah disterilkan.

Sebanyak 104.541 jemaah atau sekitar 105.000 orang diperkirakan menghadiri Mujahadah Kubro yang bakal berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga Minggu (8/2/2026) pagi itu. Menurut rencana, acara itu juga dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang KH Israqunnajah mengatakan, sebanyak 105.000 jemaah itu merupakan data resmi yang diterima dari masing-masing pengurus cabang kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim).

“Jumlah itu belum termasuk yang datang atas inisiatif sendiri. Kalau ditambah yang datang sendiri jumlahnya lebih besar,” kata Israqunnajah saat ditemui di lokasi.

Israqunnajah memaparkan, persiapan acara itu sudah mencapai lebih dari 90 persen, hanya menyisakan penataan videotron di luar stadion. Menurut rencana, ada beberapa buah videotron yang ditempatkan di sekeliling Stadion Gajayana, termasuk di depan Mal Malang Olimpic Garden dan Jalan Ijen Boulevard.

Videotron itu digunakan agar para jemaah yang tidak bisa masuk ke dalam stadion tetap bisa menonton acara. Hal ini karena kapasitas Stadion Gajayana hanya sekitar 35.000 orang. Jumlah jemaah yang di luar diperkirakan lebih banyak dari pada di dalam stadion.  

“Jadi sejauh ini kita tinggal nunggu arahan dari Paspamres (Pasukan Pengamanan Presiden). Soal cuaca Insya Allah aman. Jemaah bawa tikar, payung, dan jaket sendiri. Sedangkan untuk pintu masuk dibagi dalam beberapa titik guna mengurangi pengumpulan massa. Ada sembilan zona untuk droping jemaah,” katanya.

Baca JugaNahdlatul Ulama Serukan Penghentian Kekerasan di Jalur Gaza

Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim H Muhammad Faqih mengatakan, para jemaah akan menggunakan 1.100 bus dan ribuan kendaraan roda empat dan dua. Adapun 104.541 orang jemaah itu terdiri atas 77.541 orang dari Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Jatim dan 27.000 warga muslimat NU se-Jatim.

“Mereka mengendarai 1.183 bus, 6.465 mobil, dan 5.413 sepeda motor yang semuanya terbagi dalam 9 zona dengan 9 person in charge dari PWNU serta 45 ketua rombongan dan narahubung di tingkat lokal,” katanya.

Dalam rapat Syuriah-Tanfidziyah PWNU Jatim yang digelar sebelumnya, Ketua Panitia Hari Lahir Satu Abad NU dari PWNU Jatim Masykuri Bakri mengatakan, pihaknya didukung penuh oleh Kepolisian Daerah Jatim, Komando Daerah Militer (Kodam) V Brawijaya, serta Dinas Perhubungan Jatim.

Dalam Harlah Satu Abad NU itu, digelar sejumlah kegiatan, di antaranya kick off dan sarasehan pesantren di Universitas Islam Malang (7/1/2026), ziarah Muassis/Muharrik NU se-Jatim (24/1/2026), Hadrah Lailatul Ishari di Masjid Kemayoran Surabaya (29/1/2026), dan pameran lukisan nasional di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (DKS) dengan tema ‘Mangsa Kalasubo’ (30/1/2026).

Agenda lainnya ialah parenting dan pesantren sehat oleh Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU-Rabithah Ma’ahid Islamiyah di tujuh lokasi di Jatim, antara lain Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Blitar, Bondowoso dan Banyuwangi (27 Januari-15 Februari 2026).

Baca JugaNU dan Kiprahnya yang Terus Dinanti

Selain itu, ada pameran dan bincang-bincang ekonomi. Pameran itu mencakup produk pertanian, kehutanan, kelautan, serta pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Kehadiran ratusan ribu Nahdliyin dalam acara Mujahadah Kubro kali ini dipastikan akan membuat suasana Kota Malang menjadi ramai. Apalagi, event itu dilaksanakan bersamaan dengan momentum akhir pekan. Dampaknya, penginapan-penginapan akan banyak diserbu tamu dari berbagai daerah.

Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, mengatakan, beberapa hotel di kota itu telah penuh.

“Momentumnya kali ini bersamaan. Selain ada kegiatan Mujahadah Kubro Satu Abad NU, juga bersamaan dengan event Proliga (kompetisi voli nasional) yang sedang berlangsung di Malang. Selain itu juga weekend sehingga orang akan datang ke Malang,” ucapnya. 

Menurut Agoes, PHRI Kota Malang telah meminta semua hotel memberikan harga khusus bagi tamu-tamu kegiatan Hari Lahir NU. Selain itu, ada tujuh hotel yang memberikan voucher satu kamar gratis.

Pemkot Malang berencana menutup sejumlah ruas jalan selama event ini berlangsung. Beberapa ruas jalan itu di antaranya Jalan Besar Ijen, Retawu, Wilis, Pahlawan Trip, Semeru, Welirang, Lawu, Merapi, Buring, Guntur, Sumbing, serta Taman Slamet.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bela Palestina dan Ditegur Kelompok Yahudi di Manchester, Guardiola Tegaskan tidak Akan Diam
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Pandji Pragiwaksono usai Penuhi Panggilan Polda Metro: Lancar, Pertanyaannya Terjawab
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo: Terima Kasih MUI, Kau Berikan Kepada Saya Keberanian Menjalankan Tugas Presiden
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Ada Hujan Meteor Alpha Centaurid 8 Februari 2026, Ini Waktu Puncaknya
• 2 jam laludetik.com
thumb
Resmi! Persija Datangkan Kiper Berpengalaman Internasional Cyrus Margono
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.