Kapolda Riau Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pembunuh Gajah: Kita Cari!

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Pelalawan -

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas pembunuhan seekor gajah Sumatera di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Ia tegaskan pelaku baik perorangan maupun sindikat akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

"Saya secara tegas menyampaikan apakah itu orang perorangan, jaringan atau kelompok yang telah melakukan kejahatan keji ini harus kita cari dan akan kita tuntut dengan hukuman yang seadil-adilnya," tegas Irjen Pol Herry Heryawan di lokasi, Sabtu (6/2/2026).

Kapolda menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas pembunuhan gajah Sumatera ini. Ia menegaskan tindakan pembunuhan, perburuan, maupun perdagangan terhadap satwa liar yang dilindungi merupakan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 32 Undang-undang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

"Kejahatan yang luar biasa ini harus kita tindak," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Irjen Herry Heryawan juga menyampaikan rasa dukanya atas tewasnya gajah Sumatera yang dibunuh oleh pemburu liar tersebut. Ia mengaku menerima banyak saran dan masukan serta kecaman dari masyarakat terkait peristiwa pembunuhan gajah tersebut.

"Karena peristiwa ini bukan peristiwa biasa, tetapi sesuatu yang luar biasa dan saya hadir di sini untuk menunjukkan komitmen bahwa saya sama dengan teman-teman yang menyampaikan keluhan dan kecaman terhadap peristiwa pembunuhan satwa yang dilindungi ini," katanya.

Kapolda menyampaikan pembunuhan terhadap gajah ini melukai rasa keadilan bagi satwa-satwa yang juga memiliki hak yang sama.

Baca juga: LAM Riau Kecam Pembunuhan Gajah: Alam Ini Bukan untuk Dihabiskan

"Kejadian ini benar-benar melukai rasa keadilan kepada satwa yang dilindungi, terutama gajah," katanya.

Jenderal bintang dua ini telah membentuk tim dari Polda Riau, Polres Pelalawan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau dan PPNS Kehutanan untuk melakukan penyelidikan intensif kasus pembunuhan gajah ini.

Tim sendiri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) beberapa hari lalu untuk mengumpulkan bukti-bukti dalam pengusutan perkara tersebut. Dari hasil olah TKP yang dilakukan secara ilmiah (crime scientific investigation) ini menjadi acuan penyidik untuk melacak pelaku.

"Saya dan tim akan membuat satu kesimpulan dan kami mengharapkan peran serta masyarakat untuk memberikan informasi apabila ada informasi pelaku," ujarnya.

Seperti diketahui, seekor gajah Sumatera ditemukan tewas terbunuh dengan proyektil di kepala. Gajah tersebut ditemukan dalam kondisi mulai membusuk di areal lahan konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, pada Senin (2/2) malam.

Gajah tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan sebagian kepala dari mulai bagian mata, dahi, belalai dan kedua gadingnya hilang. BKSDA Riau mengindikasikan kuat dugaan adanya perburuan gajah di balik peristiwa tersebut.

Baca juga: Kapolda Riau Usut Kasus Gajah Tanpa Kepala Pakai Scientific Crime Investigation




(mea/dhn)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Terungkap! KPK Sebut Anak Usaha Kemenkeu Diduga Suap Hakim Demi Lahan Tapos
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Disaksikan Langsung Prabowo, Ini Daftar Lengkap Pengurus MUI 2025-2030
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Bagaimana Teknologi Mengubah Cara Orang Membaca Berita
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Taman Bendera Pusaka Segera Dibuka, Jogging Track 1,2 Km Siap Jadi Favorit Baru
• 6 jam laludetik.com
thumb
Hasil BRI Super League: Borneo FC Terus Pepet Persib Bandung usai Kalahkan Bhayangkara, Persik Vs Dewa United Dihentikan Akibat Hujan Deras
• 3 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.