BPJPH Perkuat Jaminan Produk Halal dengan Departemen Pertanian Amerika Serikat

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kerja sama ini untuk memastikan Jaminan Produk Halal (JPH) dan perdagangan produk halal di Amerika Serikat.

BPJPH Perkuat Jaminan Produk Halal dengan Departemen Pertanian Amerika Serikat

IDXChannel - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memperkuat kerja sama internasional dengan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).

Kerja sama ini untuk memastikan Jaminan Produk Halal (JPH) dan perdagangan produk halal di Amerika Serikat,

Baca Juga:
Wamendag Soroti Potensi Besar Produk Halal RI di Pasar Global saat Ekspor Meningkat

"BPJPH RI dan USDA menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan strategis dalam perdagangan pertanian, menciptakan proses sertifikasi halal yang lebih transparan dan efisien," kata Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, Sabtu (7/2/2026).

"Selain itu memberikan manfaat nyata bagi petani, pelaku usaha, dan konsumen di Indonesia maupun Amerika Serikat," lanjutnya.

Baca Juga:
Perundingan Alot Berakhir, BPJPH-AS Sepakati MRA Jaminan Standar Produk Halal

Pria yang kerap disapa Babe Haikal ini mengatakan, pihaknya dan USDA membahas peningkatan kualitas perdagangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan bilateral di sektor perdagangan produk halal secara timbal balik dan saling menguntungkan.

Lebih lanjut, kedua pihak juga menegaskan bahwa Indonesia sesuai amanat peraturan perundang-undangan mewajibkan sertifikasi halal bagi produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan, dalam rangka pemenuhan kebutuhan produk halal guna memastikan ketersediaan produk halal bagi masyarakat.

Delegasi USDA juga menyampaikan rencana strategis AS dalam memperluas perdagangan pertanian melalui inisiatif overseas engagement, yang menargetkan kerja sama dengan enam negara dalam satu tahun, di mana Indonesia menjadi salah satu mitra utama.

AS mencatat tingginya minat para petani dan pengusahanya untuk meningkatkan ekspor produk pertanian mereka dengan komitmen untuk memenuhi standar halal yang berlaku.

"Komoditas utama yang menjadi fokus optimalisasi impor dari Amerika Serikat meliputi kedelai, produk daging, dan produk susu, yang seluruhnya wajib memenuhi protokol halal yang ditetapkan Indonesia," katanya.

Kedua pihak juga menyoroti pentingnya pengakuan Lembaga Sertifikasi Halal Amerika Serikat oleh BPJPH. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan proses sertifikasi halal yang lebih efisien, transparan, dan saling menguntungkan, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis bagi kedua negara.

“Secara keseluruhan, pertemuan bilateral tersebut mempertegas komitmen kuat BPJPH dan USDA dalam memperkuat perdagangan pertanian berbasis halal, membangun proses sertifikasi halal yang lebih terintegrasi," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Alasan Persija Jadi Pesaing Utama Persib dalam Perebutan Gelar Juara: Skuad Mewah, Ini Daftar Lengkapnya!
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Lubang Hitam Supermasif Terus-menerus Memuntahkan Bintang-bintang 6 Tahun Setelah Menelannya
• 15 jam laluerabaru.net
thumb
Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Integrasi SHD Dinilai Bisa Tingkatkan Optimalkan Operasional Hilir
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gerobak dan Terpal Jadi Pilihan Warga Jakarta yang Terjebak Kemiskinan
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.