Warga Tunggu Janji Pramono Anung Tertibkan PKL di Trotoar Jakarta

kompas.com
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah warga menanti janji Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang menempati trotoar di Jakarta.

Almira (27), warga Sunter, Jakarta Barat, mengaku keberadaan PKL di trotoar sudah berlangsung lama dan mengganggu aktivitas pejalan kaki.

“Sekarang pejalan kaki yang harus ngalah sama pedagang. Di mana-mana ada trotoar nganggur pasti diisinya sama pedagang,” ujar Almira saat ditemui di kawasan Masjid Istiqlal, Sabtu (7/2/2026).

Ia berharap Pramono Anung menindaklanjuti janjinya menertibkan PKL.

Menurut Almira, selama ini penataan PKL tidak berlangsung lama sehingga trotoar kembali penuh pedagang.

Baca juga: Trotoar Sekitar Masjid Istiqlal Padat PKL, Jalur Tunanetra Tertutup Gerobak

“Sebagai warga, saya berharap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bisa benar-benar membereskan masalah PKL di trotoar. Tapi jangan nanti petugas ga ada, PKL datang lagi,” katanya.

Keluhan serupa datang dari Siti Nurhayati (38), warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Ia menilai PKL tidak hanya mengganggu pejalan kaki, tapi juga menutup jalur khusus penyandang disabilitas.

“Nih di sini (Istiqlal) bisa diliat gerobak pada gede-gede. Setiap ada acara apa aja mereka datang, buru-buru nyari lapak paling depan,” ucap Siti.

Warga lainnya, EE (44), berharap penataan PKL dilakukan dengan solusi yang adil, baik bagi pedagang maupun pejalan kaki.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu menyediakan lokasi alternatif bagi PKL.

Baca juga: Trotoar di Pondok Indah Sudah Diperbaiki, Koalisi Pejalan Kaki: Itu Bukan untuk Bongkar Pasang

“Saya tidak menolak PKL, karena mereka juga cari makan. Tapi saya berharap Pak Pramono Anung bisa menata dengan lebih rapi, misalnya dipindahkan ke lokasi khusus yang tidak mengganggu pejalan kaki. Sekarang banyak trotoar jadi sempit bahkan tertutup lapak,” ujarnya.

Pramono sebelumnya menegaskan bahwa trotoar yang telah dibangun harus digunakan untuk pejalan kaki, bukan untuk berdagang.

Ia berjanji akan menertibkan PKL yang masih memanfaatkan trotoar.

“Saya meminta semua trotoar yang sekarang sedang dibangun di Jakarta, jangan trotoarnya selesai kemudian pedagang kaki lima dibiarkan untuk memanfaatkan trotoar itu. Yang seperti itu pasti akan saya tertibkan. Jadi, jadi Jakarta akan melakukan itu,” ujar Pramono saat ditemui di Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026).

Baca juga: Trotoar Pondok Indah yang Dibongkar Tanpa Izin Mulai Diperbaiki

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Arahan ini muncul setelah Pramono menerima instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.

Prabowo meminta pemerintah daerah aktif mewujudkan lingkungan tertata, rapi, dan bersih melalui Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jusuf Hamka Apresiasi Prabowo Beri Lahan untuk Kantor MUI di Bundaran HI
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
JK: Kalau Jakarta Banjir Jangan Salahkan Gubernur, tapi Marahi Diri Sendiri
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Semenyo Antusias Hadapi Liverpool, Siap Tampil Penuh Semangat di Anfield
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Prediksi BRI Super League Semen Padang Vs Persita: Kesempatan Kabau Sirah Menyelamatkan Diri
• 10 jam lalubola.com
thumb
Kata Prabowo Umat Islam Indonesia Jadi Contoh Dunia
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.