jpnn.com, KOTA BANDUNG - Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun, meninggal dunia karena tenggelam di sungai di Gang Kurnia, Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal pada Sabtu (7/2) pagi.
Korban berhasil dievakuasi, namun nyawanya tidak tertolong.
BACA JUGA: Nelayan Tenggelam di Sungai Aluh-Aluh Ditemukan Meninggal Dunia
Obi (30 tahun), warga sekitar, mengatakan kejadian berawal dari empat bocah yang sedang bermain di permukiman di tepi sungai Cikapundung, sekitar pukul 10.30 WIB.
Tiga di antaranya kemudian memutuskan untuk turun ke sungai.
BACA JUGA: Antisipasi Penimbunan Pangan Menjelang Ramadan, Polda Jabar Sidak Pasar Tradisional Bandung
Nahasnya, dua dari tiga bocah yang turun itu tidak menyadari bahwa kedalaman di salah satu titik sungai sekitar lima meter.
Keduanya pun berupaya menyelamatkan diri, sementara teman-temannya berteriak meminta tolong.
BACA JUGA: Sambut Ramadan Dengan BliBli Double Day 2.2, Banjir Promo
"Saya lagi tidur, bangun terus dapat kabar ada yang tenggelam. Saya keluar rumah terus langsung loncat ke sungai," kata Obi ditemui di lokasi kejadian.
Satu bocah berhasil diselamatkan oleh Obi. Sedangkan yang lainnya sudah dalam posisi tenggelam. Bocah yang selamat dievakuasi ke tempat aman untuk diberikan pertolongan pertama.
Obi pun melanjutkan pencarian, tetapi hasilnya nihil.
Tak berselang lama, tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, kepolisian, dan TNI, datang untuk melakukan penyelamatan.
Petugas menyisir lokasi terakhir korban tenggelam dari petunjuk Obi. "Tim SAR pakai alat selam, Alhamdulillah ketemu di titik yang saya tunjuk," ucapnya.
Di tengah proses pencarian, seorang warga yang memberikan pertolongan pertama kepada korban, meninggal dunia.
"Warga itu memberi napas buatan (untuk korban). Kirain saya bapaknya si anak, soalnya setelah itu dia seperti meluk anaknya, tahunya pingsan," tuturnya.
Korban lalu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tak tertolong.
Sementara itu, Kapolsek Batununggal Iptu Ahmad Rifai membenarkan proses evakuasi bocah tenggelam telah selesai sekitar pukul 13.00 WIB.
Bocah yang tenggelam itu berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan diserahkan kepada pihak keluarga.
"Sudah ketemu dan korban sudah di rumah duka," ujar Ahmad.
Dia juga menyebut ada satu warga yang meninggal di tengah proses evakuasi bocah tenggelam. Korban tenggelam bernama Alkana (9) dan warga yang meninggal saat ikut proses evakuasi adalah Yudi (55).
"Iya betul, satu meninggal waktu proses penyelamatan," ucapnya.
Ahmad menuturkan, alasan korban dan rekannya masuk ke dalam sungai ialah karena melihat bola yang terapung.
Warga sempat melarang, tetapi korban kekeuh mengambil bola tersebut.
"Pertama mereka lagi main, korban melihat ke sungai ada bola di dasar sungai mereka mau ambil, nah sama warga diteriakin 'jangan, jangan', (tetapi) korban ke bawah, akhirnya kejadian tenggelam," pungkasnya. (mcr27/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina



