Profil Indy Barends, Presenter yang Disentil Anak Soal Luka Mental Akibat Ucapan Orang Tua, Responnya Jadi Sorotan

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.IDBerikut profil Indy Barends, presenter yang disentil anak soal luka mental akibat ucapan orang tua. Ucapannya langsung menjadi sorotan.

Media sosial dihebohkan dengan curhatan Manuel Tobias Sarmanella, putra Indy Barends. Lewat rentetan unggahan di media sosial, Manuel curhat soal keadaan mentalnya hingga mengaku takut berbicara dengan sang ibunda.

Profil Indy Barends

Indy Barends merupakan presenter yang disentil anak soal luka mental akibat ucapan orang tua. Ucapannya langsung menjadi sorotan.

Melansir dari TribunWow.com, Indy Barends dikenal sebagai salah satu presenter ternama di Indonesia dengan gaya bicara yang khas dan kepribadian yang ceria.

Perempuan kelahiran Bogor, 15 Januari 1972 ini memulai kariernya sebagai penyiar radio dan pernah memecahkan rekor MURI sebagai penyiar terlama selama 32 jam dalam acara Radionthlon pada tahun 2002.

Selain dikenal lewat kariernya, Indy Barends juga akrab dengan sesama presenter Indra Bekti. Keduanya telah bersahabat sejak lama dan sering tampil bersama di berbagai acara, dari "Ceriwis" hingga "OTW".

Persahabatan mereka pernah diuji karena perbedaan pendapat di awal karier, namun kini justru semakin kuat. Indy bahkan dikenal setia mendampingi Indra Bekti saat sahabatnya itu sempat jatuh sakit dan mengalami gangguan ingatan jangka pendek.

Perempuan yang memiliki nama asli Mendya Barends ini menikah dengan Benyamin Sarmanella pada 19 Oktober 2002. Suaminya berusia empat tahun lebih tua darinya.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak, yakni Raphael Benaya Sarmanella yang lahir pada 2003 dan Manuel Tobias Sarmanella yang lahir pada 2009.

Usai membahas profil Indy Barends, presenter itu kini tengah berseteru dengan sang anak di sosial media. Putranya singgung soal kesehatan mentalnya akibat ucapan orang tua.

 

Melalui video berdurasi 57 detik yang diunggah pada 21 Januari 2026, Manuel menegaskan bahwa menjaga kesehatan mental diri sendiri adalah hal yang sangat krusial. Ia juga memberikan dorongan semangat agar seseorang tidak mudah menyerah ketika kondisi mental sedang menurun, sembari secara singkat membagikan pengalaman pribadinya.

Dalam unggahan itu, Manuel membahas pengaruh ucapan orang tua terhadap kesehatan mental anak saat terjadi perbedaan pendapat. Ia juga menegaskan bahwa anak tidak seharusnya menyalahkan diri sendiri.

“Jikalau hari ini habis menderita dengan omongan orang tua dengan penuh rasa dendam selalu keras kepala dan merasa omongan mereka itu salah. Ini bukan salah lo kok,” ungkap Manuel, dikutip dari laman TikTok @manuelsaidwhat_.

Menurut Manuel, rasa kecewa atau kesal yang muncul akibat perkataan orang tua adalah hal yang normal. Ia menekankan bahwa anak tidak berkewajiban menanggung ataupun memperbaiki luka emosional yang timbul sebagai dampaknya.

“Gue pun sering banget ngalamin ini, enggak cuman lo. Perasaan lo valid. Reaksi lo wajar. Dan luka yang mereka berikan? Itu tanggung jawab mereka, bukan lo,” sambung Manuel.

Manuel kembali mengingatkan bahwa tidak setiap perkataan orang tua perlu dipercaya atau dijadikan pedoman hidup. Menurutnya, ucapan tersebut tidak bisa dijadikan tolok ukur untuk menilai harga diri seseorang.

“Kalau omongan mereka bikin lo ngerasa lemah, salah, atau enggak berharga, intinya gini aja ya, kalau lo punya impian besar yang mau lo capaikan di masa depan kayak gue, omongan yang diberikan orang tua lo itu enggak selalu benar dan kata-kata mereka enggak nentuin nilai dari diri lo sendiri,” ungkapnya.

Remaja berusia 17 tahun itu menegaskan bahwa perasaan yang dirasakannya bukanlah suatu kesalahan. Ia menyampaikan bahwa seorang anak pada dasarnya hanya berupaya bertahan dari sikap orang tua yang seharusnya memberi rasa aman, termasuk yang ia alami sendiri.

“Lo enggak salah, lo cuman berusaha bertahan dari orang tua yang seharusnya melindungi lo aja, begitu juga gue,” ujar Manuel.

Respons Indy Barends atas Unggahan Putranya

Sebagai seorang ibu, Indy Barends menyatakan dukungannya kepada sang anak. Ia menanggapi unggahan Manuel dengan menegaskan komitmennya untuk selalu hadir serta mendampingi.

 

“Manuel…mama selalu ada buat kamu,” tulis Indy, dikutip dari laman TikTok @indy_barends.

Ia menambahkan bahwa anak memiliki hak untuk mengemukakan pendapat sebagai bagian dari proses belajar bersama. Selain itu, ia menegaskan bahwa orang tua tidak perlu sungkan untuk mengakui dan meminta maaf apabila menyadari telah berbuat keliru.

“Kadang boleh komen kak, supaya jadi pembelajaran buat kita semua. Kadang anak belum paham, sayangnya orang tua dianggap jadi luka. Boleh kok orang tua minta maaf, dan anak juga mau menerima dan berubah,” tuturnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ini Nama Kapsul dan Jadwal Terbang 4 Astronot dalam Misi Artemis II
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Testimoni Wartawan Uzbekistan: Futsal Indonesia Lebih Keren dari Sepak Bola!
• 1 jam lalubola.com
thumb
China Dukung Perundingan Damai Nuklir Iran dengan AS, Tekankan Dialog dan Stabilitas Kawasan
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Usai Juara Piala Asia 2026, Pelatih Iran Justru Puji Timnas Futsal Indonesia: Perkembangan yang Luar Biasa
• 22 menit lalubola.com
thumb
Mental Kuat Bawa Tangerang Hawks Taklukkan Pacific Caesar
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.