Komisi VII DPR Tinjau Pembangunan Pariwisata dan UMKM di PIK 2

metrotvnews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Pengembang Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Agung Sedayu Grup, menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR, di kawasan PIK 2, Tangerang, Banten, pada Kamis, 5 Februari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk melakukan pengawasan terhadap perkembangan sektor pariwisata, UMKM, serta ekonomi kreatif.

Dalam kunjungan ini, anggota Komisi VII DPR bersama jajaran Direksi Agung Sedayu Grup meninjau sejumlah lokasi pariwisata, pusat perbelanjaan, hingga gedung perkantoran di kawasan PIK 2, di antaranya Menara Syariah, East Coast, serta Masjid Al-Ikhlas PIK 2.

Direktur Utama Agung Sedayu Grup, Nono Sampono, menyebut pembangunan PIK 1 dan PIK 2 merupakan bagian dari program strategis nasional dalam penataan Teluk Jakarta. Nono juga menegaskan pihaknya membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dengan UMKM lokal dalam ekosistem pariwisata PIK 2, baik melalui penyediaan ruang usaha maupun integrasi dengan sektor ekonomi kreatif. 

Selain itu, PIK 2 juga difokuskan pada pengembangan ekonomi syariah. Salah satunya melalui pembangunan Menara Syariah di kawasan tersebut.

"Kehadiran Komisi VII DPR ini memang kita sangat mengharapkan masukan-masukan ya. Jadi ada masukan yang memang kita apa namanya tampung dan itu nanti sebagai bahan untuk kita ke depan apa yang harus kita lakukan, terutama yang berkaitan dengan UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata," ujar Nono, dalam program Newsline Metro TV, Sabtu, 7 Februari 2026.
 

Baca Juga :

Agung Sedayu Group Resmikan Masjid Al-Ikhlas di Riverwalk Island PIK


Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR, Evita Nursanty, mengapresiasi PIK 2 sebagai kawasan pariwisata terpadu yang menggabungkan pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. 

Meski demikian, pembangunan berskala besar ini dinilai tetap memerlukan pengawasan ketat. Komisi VII DPR juga telah memberikan sejumlah catatan kepada pengembang agar ke depan kawasan ini lebih inklusif, memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta menggandeng UMKM lokal di sekitar wilayah.

"Apa pun pembangunan pengembangan yang dilakukan di PIK 2 ini harus mengikuti aturan tata ruang yang ada. Dan kalau kita lihat dari paparan dari PIK 2 itu, saya harapkan tidak hanya paparan di layar saja, di atas kertas. CSR yang dia berikan kepada masyarakat, apakah itu dari aspek sosial maupun pendidikan, itu cukup banyak, cukup bagus, tapi memang itu benar-benar diimplementasikan," kata Evita


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bursa Transfer Persija: Ryo Matsumura Dipinjamkan agar Dapat Menit Bermain
• 17 jam lalugenpi.co
thumb
Al Ghazali dan Alyssa Daguise Selalu Mesra, Studi Ungkap Jenis Cinta Paling Langka
• 17 jam lalugenpi.co
thumb
Standard Chartered Proyeksikan Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5,2 Persen pada 2026
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pramono: Normalisasi Ciliwung Dimulai, DKI Siap Antisipasi Curah Hujan Tinggi
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Tampil Selamatkan Negara di Saat Genting
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.