Bank Jatim Targetkan Laba 2026 Tumbuh Dua Digit

bisnis.com
16 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MALANG — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. atau Bank Jatim menargetkan pertumbuhan laba dua digit pada 2026, lebih tinggi dibandingkan dengan capaian 2025.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan target rinci belum dapat disampaikan karena masih dalam proses perumusan Rencana Bisnis Bank (RBB) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Targetnya kami belum bisa menyampaikan sekarang karena ini masih dalam proses perumusan RBB di OJK. Tapi yang jelas lebih tinggi dari 2025, tapi angkanya belum bisa. Yang jelas meningkat double digit,” ujarnya di sela Rapat Kerja Tahunan Bank Jatim 2026 di Malang, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, pertumbuhan juga harus terjadi pada penyaluran kredit dan dana pihak ketiga (DPK). Dari sisi kredit, tidak hanya volume yang ditingkatkan, tetapi juga kualitas agar rasio kredit bermasalah (NPL) dapat ditekan.

Di sisi efisiensi, Bank Jatim menargetkan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) di bawah 80% sehingga memiliki ruang untuk menawarkan suku bunga kredit yang lebih kompetitif.

“Dana murah itu di samping masalah perbaikan di Bopo tadi juga di casa atau di tabungan. Makanya tahun ini kami pasti akan mendorong inklusi keuangan tadi khususnya di dana murah tadi. Caranya adalah menggunakan, mendorong penggunaan J-Connect kami khususnya untuk kepada nasabah kami,” ucapnya.

Baca Juga

  • Indal Aluminium (INAI) Menjelaskan Kondisi Perusahaan Terkini
  • Gandeng KAI Wisata, Bank Jatim Perkuat Layanan Prioritas
  • Bank Jatim (BJTM) Bukukan Laba Bersih Rp1,27 Triliun per November 2025

Saat ini jumlah pengguna terdaftar J-Connect sekitar 1 juta dan ditargetkan meningkat menjadi minimal 2 juta pengguna.

Winardi menambahkan penguatan fundamental, tata kelola, teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama perseroan. Transformasi digital diarahkan untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan loyalitas.

Rapat Kerja Tahunan 2026, lanjutnya, bertujuan memberikan arahan strategis kepada seluruh unit kerja agar target kinerja 2026 dapat tercapai, sekaligus memperkuat budaya kerja dan kekompakan internal.

Komisaris Utama Independen Bank Jatim Adi Sulistyowati mengatakan pengembangan super apps J-Connect versi 3 diharapkan menjadi salah satu terobosan pada tahun ini setelah memperoleh izin dari Bank Indonesia.

“Platform dan fiturnya akan jauh berbeda dengan yang sebelumnya. Lebih lengkap,” ujarnya.

Terkait arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Adi menyebut Bank Jatim diharapkan dapat berperan lebih besar dalam mendorong perekonomian daerah, termasuk melalui pembiayaan UMKM, hilirisasi, dan infrastruktur di Jawa Timur.

Menurutnya, kebijakan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD) tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang bagi Bank Jatim untuk memperbesar penyaluran kredit kepada pemerintah daerah guna membiayai program pembangunan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wapres Gibran Hadiri Peluncuran Delapan Buku Yusril, Apresiasi Pengabdian Lintas Rezim
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Harga Emas Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Justru Naik
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Pemilu Jepang Dimulai, Lebih dari 104 Juta Pemilih Berpartisipasi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
5 Berita Terpopuler: Detik-Detik OTT KPK di Emeralda Golf Depok Terungkap, Deal Pimpinan PN Depok dan Karabha Digdaya Terbongkar
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Hasil Liga Inggris, Klasemen, dan Top Skor: MU dan Chelsea Jaga Posisi di 4 Besar, Arsenal Aman di Puncak
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.