JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M Hasanuddin Wahid mengimbau seluruh kader maupun simpatisan partai menyukseskan acara Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan harlah satu abad Nahdlatul Ulama (NU).
Ia berpendapat, kehadiran kader maupun simpatisan PKB pada kegiatan yang rencananya dilaksanakan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, pada 7-8 Februari 2026, itu merupakan bentuk khidmah dan rasa syukur atas perjalanan panjang NU.
“Ini bukan soal politik. Ini soal khidmah. NU sudah 100 tahun menjaga agama dan bangsa, masak kita tidak hadir untuk ikut berdoa bersama,” ucapnya, seperti dikutip Antara, Sabtu (7/2).
Baca Juga: Pesan Ormas-Ormas Islam untuk Prabowo, PBNU: Kami Titip agar Tak Terbawa Arus yang Rugikan Palestina
Kehadiran kader dan simpatisan PKB dalam kegiatan tersebut menurutnya merupakan cerminan jati diri partai yang lahir dari rahim NU.
“PKB ini lahir dari NU. Jadi, kalau NU punya hajat besar seperti Satu Abad, ya sudah sewajarnya PKB ikut,” tambahnya.
Menurutnya, PKB sebagai partai politik yang lahir dari NU, memandang bahwa peringatan satu abad NU sebagai agenda yang harus disukseskan secara khidmat dan tertib.
Ia juga mengajak para kader maupun simpatisan PKB yang akan hadir untuk datang dengan niat beribadah, dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Baca Juga: Ketum PKB Cak Imin Blak-blakan Dukung Presiden Prabowo 2 Periode | SAPA MALAM
“Saya minta kader PKB hadir dengan tertib, sopan, dan membantu jemaah. Kita datang bukan cuma meramaikan, melainkan melayani. Bantu yang tua, bantu yang lelah, dan jaga kebersihan,” katanya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- sekjen pkb
- partai kebangkitan bangsa
- harlah nu
- nahdlatul ulama
- mujahadah kubro
- m hasanuddin wahid





