Bisnis.com, JAKARTA - Calon dari partai Reform UK telah menimbulkan beberapa pertanyaan setelah mengusulkan agar orang yang tidak memiliki anak dikenakan pajak tambahan.
Dilansir dari Metro.co.uk, Matt Goodwin, kandidat Reform untuk pemilihan sela Gorton dan Denton yang akan datang di Manchester, menyarankan beberapa cara untuk mengatasi penurunan angka kelahiran di Inggris dalam sebuah postingan blog pada tahun 2023.
Dalam unggahan yang ditemukan oleh The Independent, Goodwin berbicara tentang memberlakukan "pajak tunjangan anak negatif" pada orang-orang yang tidak memiliki anak.
Meskipun ia menyatakan bahwa pajak tersebut akan memengaruhi baik pria maupun wanita, namun pungutan semacam ini kemungkinan besar akan lebih merugikan wanita.
Menurut laporan itu, saat ini banyak wanita mungkin merasa tertekan untuk hamil agar terhindar dari pajak tersebut bagi diri mereka sendiri atau pasangan mereka.
Saran fantastis tersebut memicu perbandingan dengan novel distopia dan serial TV karya Margaret Atwood, "The Handmaid's Tale" di mana perempuan subur diperbudak untuk menghasilkan anak.
Baca Juga
- Trump Rencanakan Pertemuan Resmi Perdana Board of Peace (BoP) Bulan Ini
- Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT, JK Sebut Akibat dari Masalah Kemiskinan yang Belum Bisa Diatasi
- 14 Anak Buah Purbaya Tersangka Korupsi, KPK Imbau Kemenkeu Perbaiki Sistem
Goodwin menulis bahwa pemerintah harus menghapus pajak penghasilan pribadi untuk wanita yang memiliki dua anak atau lebih.
Ia juga menyarankan untuk menciptakan budaya pro-keluarga dengan menetapkan hari nasional untuk menjadi orang tua dan agar Raja mengirimkan pesan kepada keluarga ketika mereka memiliki anak ketiga.
Unggahan blog tersebut menyatakan:
"Memperkuat pentingnya keluarga dalam kurikulum. Mengubah sistem tunjangan anak untuk mendorong keluarga memiliki lebih banyak anak. Memperkenalkan pajak 'tunjangan anak negatif' bagi mereka yang tidak memiliki anak."
Ia kemudian menulis bahwa seharusnya ada 'prioritas' untuk 'keluarga Inggris ketika membangun perumahan baru.'
Mendapat KritikLucy Powell, wakil ketua Partai Buruh, menyebut idenya sebagai 'sangat menggelikan' dan 'sesuatu yang diambil dari 'The Handmaid's Tale'.'
"Hal itu akan menghukum jutaan wanita dan merampas martabat dasar mereka untuk memilih," katanya kepada The Independent.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F02%2F05%2F140d479cfb5a7b598fee85eabc4c81ec-20260205ronA.jpg)


