WARNING! Ekspor Sulsel Anjlok 28 Persen dalam Dua Tahun Berturut

celebesmedia.id
10 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Lampu indikator kinerja perdagangan internasional atau ekspor-impor Sulawesi Selatan menyala kuning sehingga perlu diwaspadai.

Dua tahun beruntun nilai ekspor anjlok sampai 28 persen. Surplus neraca perdagangan (nilai ekspor dikurangi impor) pun menipis. Kotribusi ekspor Sulsel terhadap total ekspor Indonesia hanya 0,5 persen.

Nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan di Sulsel  pada periode Januari–Desember 2025 mencapai 1.583,56 juta (1,58 miliar) dolar AS atau turun 22,34 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.

Padahal secara kumulatif, nilai ekspor Sulsel Januari-Desember 2024 sebesar 2.038,97 juta dolar AS juga sudah turun 8,09 persen dibanding periode yang sama tahun 2023.

Pada tahun 2023, total nilai ekspor mencapai 2.218,47 juta dolar AS. Dengan demikian dalam dua tahun terakhir, ekspor Sulsel anjlok 28 persen lebih. Nilai ekapor 2025 dibandingkan 2023.

Kalau dibandingkan dengan total ekspor secara nasional yang mencapai 282,91 miliar dolar, maka ekspor Sulsel senilai 1,58 miliar dolar pada 2025 itu, hanya berkontribusi 0,5 persen terhadap total ekspor Republik Indonesia.

Sementara itu, kumulatif nilai impor Sulsel pada Januari-Desember 2025 sebesar 1.007,09 juta dolar AS atau turun 9,23 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.

Pada 2024 nilai impor mencapai 1.109,51 juta dollar atau naik 2,24 persen dibanding periode yang sama tahun 2023.

Dengan catatan itu suprlus neraca perdagangan luar negeri Sulsel pada 2025 tercatat senilai 575 juta dolar AS lebih. Padahal surplus persagangan tahun 2024 masih tinggi sekitar 829 juta dolar AS.

Menurut laporan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, dari sepuluh kelompok komoditas dengan nilai ekspor terbesar Januari–Desember 2025, komoditas yang mengalami peningkatan terbesar adalah garam, belerang, dan kapur sebesar 17,91 juta dolar (39,85 persen). 

Sementara itu, komoditas yang mengalami penurunan terbesar adalah besi dan baja sebesar 186,53 juta dolar (42,83 persen).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora Jakbar, Polisi Selidiki
• 8 jam laludetik.com
thumb
Jinlong Mulai Tender Offer Saham Hotel Fitra (FITT) di Harga Rp296 
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Hasil BRI Super League: Borneo FC Terus Pepet Persib Bandung usai Kalahkan Bhayangkara, Persik Vs Dewa United Dihentikan Akibat Hujan Deras
• 23 jam lalubola.com
thumb
Lisa BLACKPINK Resmi Masuk Era Romantis, Siap Bintangi Film Rom-Com Netflix
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Polda Babel Bongkar Praktik Oplosan Gas Bersubsidi di Bangka
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.