GenPI.co - Anggota Komisi VII DPR Novita Hardini menilai saat ini industri film Indonesia berada di persimpangan jalan.
Menurut Novita Hardini, industri film Indonesia berada di tengah momentum kejayaan dan ancaman struktural.
Oleh karena itu, Novita Hardini menilai industri perfilman tanah air membutuhkan solusi.
Politikus PDIP itu juga menyebut negara harus memberikan perlindungan terhadap industri film Indonesia.
"Tanpa keberpihakan nyata, kejayaan film Indonesia hanya akan jadi nostalgia, bukan masa depan," kata Novita, Senin (1/2).
Novita Hardini menyebut Panitia Kerja (Panja) Industri Film harus menjadi instrumen serius untuk membenahi ekosistem dan melindungi hak cipta.
Selain itu, Novita juga menilai Panja Industri Film harus memperkuat pembiayaan industri film tanah air.
Bintang film Buya Hamka itu juga meminta negara hadir penuh untuk menjaga keberlanjutan industri film Indonesia.
Novita Hardini juga menyoroti kecerdasan buatan yang berpotensi mempersempit lapangan kerja pelaku kreatif.
"AI jangan dipoles sebagai inovasi jika faktanya menggerus ruang hidup pekerja kreatif kita. Negara tidak boleh abai terhadap ancaman ini," kata Novita. (ant)
Simak video berikut ini:





