Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora dalam sepekan terakhir yang menyedot perhatian pembaca dan masih menarik untuk disimak pagi ini, mulai dari kebijakan pembelajaran di sekolah selama Ramadhan hingga perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Berita-berita tersebut dapat kembali disimak dalam ringkasan berikut ini.
1. Pemerintah keluarkan kebijakan pembelajaran di sekolah selama Ramadhan
Pemerintah menetapkan pengaturan pembelajaran di sekolah selama Ramadhan 2026 dengan menitikberatkan pada penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, serta pemenuhan hak belajar peserta didik secara berimbang.
"Ramadhan adalah momentum pendidikan karakter. Karena itu pembelajaran kita arahkan untuk memperkuat nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan murid, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan positif," ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Jakarta, Kamis.
Selengkapnya di sini
2. Pemerintah siap perluas digitalisasi bansos ke-40 kabupaten dan kota
Pemerintah siap memperluas uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) ke 40 kabupaten/kota yang prosesnya berlangsung selama enam bulan dan akan dimulai pekan ini.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam acara "Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bansos dan Peran Pemerintah Daerah" di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa perluasan wilayah digitalisasi tersebut sudah uji coba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dan dinilai berhasil memberikan dampak positif pada tata kelola bantuan sosial.
Selengkapnya di sini
3. Pakar Unand jelaskan penyebab sungai yang mengering pascabencana
Pakar sekaligus dosen Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand) Prof Dian Fiantis menjelaskan penyebab Sungai Batang Kuranji mengering atau mengalami pendangkalan ekstrem pasca-banjir bandang dan longsor, akhir November 2025.
"Kondisi tersebut merupakan respons alami daerah aliran sungai (DAS) terhadap hujan ekstrem yang diikuti melemahnya simpanan air tanah," katanya di Kota Padang, Rabu.
Selengkapnya di sini
4. BGN sebut MBG mulai dilirik dunia karena gerakkan ekonomi
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dilirik dunia karena dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dadan untuk menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan MBG mulai menjadi perhatian dan dipelajari oleh para pakar internasional, termasuk dari Gedung Putih Amerika Serikat, karena dinilai sebagai investasi sosial dan ekonomi yang strategis.
Selengkapnyadi sini
5. Kemenkes perluas layanan kesehatan mata terintegrasi lewat CKG
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas akses layanan kesehatan mata sebagai bagian dari upaya menekan angka gangguan penglihatan di Indonesia yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis.
Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Selasa, Direktur Penyakit Tidak Menular (PTM) Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa deteksi dini gangguan penglihatan harus dilakukan secara masif dan terintegrasi melalui CKG.
Selengkapnya di sini
Berita-berita tersebut dapat kembali disimak dalam ringkasan berikut ini.
1. Pemerintah keluarkan kebijakan pembelajaran di sekolah selama Ramadhan
Pemerintah menetapkan pengaturan pembelajaran di sekolah selama Ramadhan 2026 dengan menitikberatkan pada penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, serta pemenuhan hak belajar peserta didik secara berimbang.
"Ramadhan adalah momentum pendidikan karakter. Karena itu pembelajaran kita arahkan untuk memperkuat nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan murid, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan positif," ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Jakarta, Kamis.
Selengkapnya di sini
2. Pemerintah siap perluas digitalisasi bansos ke-40 kabupaten dan kota
Pemerintah siap memperluas uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) ke 40 kabupaten/kota yang prosesnya berlangsung selama enam bulan dan akan dimulai pekan ini.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam acara "Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bansos dan Peran Pemerintah Daerah" di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa perluasan wilayah digitalisasi tersebut sudah uji coba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur dan dinilai berhasil memberikan dampak positif pada tata kelola bantuan sosial.
Selengkapnya di sini
3. Pakar Unand jelaskan penyebab sungai yang mengering pascabencana
Pakar sekaligus dosen Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand) Prof Dian Fiantis menjelaskan penyebab Sungai Batang Kuranji mengering atau mengalami pendangkalan ekstrem pasca-banjir bandang dan longsor, akhir November 2025.
"Kondisi tersebut merupakan respons alami daerah aliran sungai (DAS) terhadap hujan ekstrem yang diikuti melemahnya simpanan air tanah," katanya di Kota Padang, Rabu.
Selengkapnya di sini
4. BGN sebut MBG mulai dilirik dunia karena gerakkan ekonomi
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dilirik dunia karena dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dadan untuk menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan MBG mulai menjadi perhatian dan dipelajari oleh para pakar internasional, termasuk dari Gedung Putih Amerika Serikat, karena dinilai sebagai investasi sosial dan ekonomi yang strategis.
Selengkapnyadi sini
5. Kemenkes perluas layanan kesehatan mata terintegrasi lewat CKG
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas akses layanan kesehatan mata sebagai bagian dari upaya menekan angka gangguan penglihatan di Indonesia yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis.
Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Selasa, Direktur Penyakit Tidak Menular (PTM) Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa deteksi dini gangguan penglihatan harus dilakukan secara masif dan terintegrasi melalui CKG.
Selengkapnya di sini



