JAKARTA – Norwegia telah meluncurkan penyelidikan terhadap mantan Perdana Menteri Thorbjorn Jagland atas dugaan korupsi berat yang berawal dari hubungannya dengan pelaku kejahatan seksual dan pengusaha keuangan Amerika Serikat (AS), Jeffrey Epstein.
Jagland menjabat sebagai perdana menteri dari 1996 hingga 1997. Ia juga menjabat sebagai sekretaris jenderal Dewan Eropa dari 2009 hingga 2019 serta memimpin Komite Nobel Norwegia dari 2009 hingga 2015.
Dalam sebuah pernyataan pada Kamis (5/2/2026), badan antikorupsi Norwegia, Okokrim, mengatakan telah meminta Kementerian Luar Negeri untuk mencabut kekebalan yang diberikan kepada Jagland sebagai mantan diplomat. Kepala Okokrim, Pal Lonseth, menyebut penyelidikan akan berfokus pada apakah Jagland menerima hadiah atau bantuan terkait jabatannya.
Politisi veteran itu disebutkan beberapa kali dalam sejumlah berkas dari dokumen Epstein yang dirilis pekan lalu oleh pihak berwenang AS.


