Prabowo: Selamat 1 Abad Nahdlatul Ulama, Semoga NU Terus Jaga Toleransi-Cerdaskan Bangsa

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengucapkan selamat satu abad kepada Nahdlatul Ulama (NU). Prabowo berharap NU bisa terus mencerdaskan bangsa dan memberi contoh dalam menjaga toleransi.

Hal tersebut Prabowo sampaikan saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).

"Selamat satu abad Nahdlatul Ulama. Semoga Nahdlatul Ulama semakin besar kiprahnya dalam mencerdaskan, mensejahterakan, menyatukan, dan menjaga kedamaian dalam kehidupan bangsa Indonesia," ujar Prabowo.

"Nahdlatul Ulama semoga terus memberi contoh dalam menjaga toleransi antara semua umat beragama," sambungnya.

Baca juga: Prabowo: Insya Allah Ramadhan 2026 Kita Lewati dengan Tenang dan Sejuk

Prabowo menyampaikan dirinya sempat terharu ketika mendengar laporan dari ketua panitia mengenai pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad NU tersebut.

Sebab, kata dia, gereja-gereja di Jatim juga membantu mensukseskan acara NU itu.

"Luar biasa, ajaran tokoh-tokoh NU dari dulu, termasuk Gus Dur selalu mengajarkan kepada kita, NU akan selalu menjaga kedamaian di bangsa Indonesia. Dan akan menjaga semua umat, semua agama tanpa pandang bulu," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, setiap warga mungkin saja memeluk agama yang berbeda. Tapi, dia mengingatkan mereka semua harus hidup rukun.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: RI Bangun Kompleks Haji di Mekkah Bikin Negara Lain Iri, Prabowo: Arab Sampai Mengubah UU

"Terima kasih Nahdlatul Ulama yang selalu setia menjaga martabat dan kebesaran bangsa Indonesia," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ironis, Tiga Korban Perdagangan Anak ke Sumatera Belum Dicari Keluarga, Polisi Mencium Keanehan
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Pimpin PBSI Sulsel 2026-2030, Ini yang Bakal Dilakukan Prof. Warsinggih
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Syaratnya Tak Sembarang! Ini 10 Negara Tersulit Dapat Kewarganegaraan
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Prediksi BRI Super League, PSBS Vs PSM: Badai Pasifik Terus Menggebu Bersama Kahudi Wahyu
• 14 jam lalubola.com
thumb
Para Taruna Akpol Penyelamat Bocah Hanyut di Aceh Tamiang Diganjar Penghargaan
• 4 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.