Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah membuktikan kemampuannya menjamin ketersediaan pupuk hingga ke tangan petani di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam agenda Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
Prabowo menegaskan, keberhasilan penyaluran pupuk tersebut berdampak langsung pada peningkatan produksi pertanian nasional. Ia menyebut, untuk pertama kalinya dalam sejarah Republik Indonesia, stok beras nasional tersimpan aman di gudang-gudang pemerintah.
“Sejak 31 Desember 2025, Indonesia sekarang swasembada beras,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.
Presiden Ke-8 RI itu menegaskan, kemandirian pangan merupakan bagian penting dari upaya menjaga ketahanan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan seluruh rakyat Indonesia.
Menurutnya, capaian swasembada beras menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional. Pemerintah, kata dia, tidak akan berhenti pada beras saja, melainkan terus mendorong peningkatan produksi komoditas pangan strategis lainnya.
Prabowo menargetkan Indonesia akan segera mencapai swasembada jagung dalam waktu dekat. Bahkan, dia optimistis dalam tiga tahun ke depan Indonesia mampu mencapai swasembada untuk seluruh kebutuhan pangan utama.
Baca Juga
- Prabowo Tegaskan Perang terhadap Korupsi di Mujahadah Kubro Satu Abad NU
- RI Punya Lahan di Mekkah, Prabowo Targetkan Kampung Haji Rampung 3 Tahun
- Prabowo: Satu Abad NU Jadi Penyangga Persatuan dan Ketahanan Bangsa
“Insyaallah sebentar lagi swasembada jagung, dan insyaallah dalam tiga tahun lagi kita akan swasembada pangan semuanya,” kata Prabowo.




