Sekelompok orang diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) terjadi di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat dua orang membuka akses jalan yang sebelumnya dihalangi road barrier.
Setelah penghalang dibuka, pengendara sepeda motor diperbolehkan melintas, namun terlihat mereka diminta memberikan sejumlah uang.
Menanggapi fenomena tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan mentoleransi praktik pungli di ruang publik.
“Siapa pun yang melakukan pungli dan kemudian terbukti, saya akan bebas tugaskan di tempat itu,” kata Pramono usai meninjau kerja bakti Jaga Jakarta Bersih di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2).
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bersikap tegas dan tidak memberi ruang kompromi terhadap praktik-praktik yang mencederai upaya pembenahan Jakarta.
“Nggak kompromi lagi dengan hal-hal seperti ini. Karena Jakarta harus dibangun dengan komitmen,” ujar dia.





