Grid.ID - Semarak perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Jakarta tidak akan kalah meriah dari perayaan tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan rangkaian acara spektakuler yang siap memanjakan mata warga ibu kota.
Tak tanggung-tanggung, kawasan elit Sudirman hingga pusat sejarah di Glodok akan disulap menjadi panggung hiburan rakyat dengan atraksi Barongsai dan gemerlap Festival Lampion.Kabar gembira ini dikonfirmasi langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ia menyebutkan bahwa koordinasi matang antara pemerintah pusat dan daerah telah dilakukan demi menyukseskan hajatan besar ini.
“Minggu lalu kami, antara pemerintah pusat dan pemerintah Jakarta, sudah mengadakan rapat bersama untuk menyambut Imlek ini,” kata Pramono saat ditemui di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasa (3/2/2026), seperti dikutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta via Kompas.com.
Bagi Sobat Grid yang ingin merayakan Imlek sembari berburu konten Instagramable, Pemprov DKI telah memetakan sejumlah lokasi strategis. Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut adalah spot utama kemeriahan Imlek tahun ini:
- Kawasan SCBD & Protokol: Festival Lampion akan menghiasi berbagai gedung pencakar langit.
- Sudirman – Thamrin: Siap-siap menyaksikan atraksi Barongsai yang melenggak-lenggok di sepanjang jalan protokol ini saat Car Free Day atau jam khusus yang ditentukan.
- Lapangan Banteng: Lokasi ini didapuk sebagai tempat acara puncak perayaan Imlek.
- Pecinan Glodok: Pusat tradisi Cap Go Meh yang legendaris.
Jangan sampai ketinggalan tanggal mainnya. Pemprov DKI Jakarta telah merilis jadwal kunci untuk rangkaian acara ini:
- 28 Februari 2026: Acara puncak perayaan Imlek yang akan dipusatkan di Lapangan Banteng.
- 3 Maret 2026: Perayaan Cap Go Meh (penutup perayaan Imlek hari ke-15) yang akan berlangsung meriah di kawasan Pecinan Glodok.
Pramono Anung menjanjikan atmosfer yang inklusif dan setara meriahnya dengan perayaan Natal 2025 lalu. Bahkan, partisipasi pihak swasta tahun ini terbilang luar biasa.
"Kami mencoba membuat masyarakat, pemilik gedung, berkontribusi untuk Festival Lampion di Jakarta. Sekarang sudah ada 93 gedung yang akan bergabung,” jelas Pramono.
Tak hanya soal budaya, Imlek 2026 juga menjadi momen emas bagi para shopaholic. Mengulang kesuksesan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, Pemprov DKI kembali menggandeng pusat perbelanjaan untuk menggelar pesta diskon besar-besaran.
Strategi pemberian insentif pajak dan izin jam operasional hingga larut malam terbukti ampuh. Pramono membocorkan data fantastis dari periode liburan sebelumnya. Pada periode sebelumnya, nilai transaksi bahkan tembus Rp 15,2 triliun.
“Dan itu rekor yang pernah diperoleh oleh Jakarta karena itu tadi, kami lombakan, kami berikan insentif pajak, dan jamnya juga diperbolehkan sampai jam malam,” tuturnya.
Namun, nuansa merah dan emas Imlek ini akan segera berganti wajah. Mengingat Imlek 2026 berdekatan dengan awal bulan suci, dekorasi kota akan disesuaikan secara bertahap hingga tanggal 17 Februari 2026.
“Suasananya total nanti akan kita ganti dengan menyambut puasa sampai dengan Idulfitri,” pungkas Pramono.
Jadi, bagi warga Jakarta dan sekitarnya, siapkan kamera dan outfit terbaik kalian untuk menikmati perpaduan budaya dan kemeriahan kota di awal tahun 2026 ini.(*)
Artikel Asli




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F02%2F07%2F0785d8ea283761ec7d9699bcbd469594-f3a150af_5b59_48cf_83e2_54c9642f9db5.jpeg)