Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa tujuh pemain anyar yang direkrut pada bursa transfer paruh musim harus bekerja ekstra keras. Ia menyebut tidak ada jaminan langsung bagi para pemain tersebut untuk mengisi posisi inti Macan Kemayoran.
Mauricio menilai persaingan di dalam tim saat ini semakin ketat seiring bertambahnya amunisi baru. Kondisi tersebut dianggapnya sebagai situasi positif demi menjaga kualitas dan konsistensi permainan Persija di Super League 2025-2026.
Pelatih asal Brasil itu menyampaikan bahwa status sebagai pemain baru tidak otomatis memberikan keistimewaan. Setiap pemain, baik lama maupun anyar, tetap dituntut menunjukkan performa terbaik dalam sesi latihan maupun pertandingan.
- Persija Jakarta
"Pemain baru lainnya bahkan belum tentu mendapatkan posisi inti (seperti Fajar Faturrahman). Mereka harus berjuang keras," kata Mauricio Souza dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.
Persija Jakarta tercatat menjadi salah satu klub paling aktif pada bursa transfer paruh musim ILeague 2025-2026. Manajemen mendatangkan total tujuh pemain baru untuk memperkuat berbagai lini.
Nama-nama tersebut adalah Fajar Fathurrahman yang berposisi sebagai bek kanan, Paulo Ricardo di posisi bek tengah, serta Shayne Pattynama yang mengisi sektor bek kiri. Selain itu, ada Jean Mota di lini tengah serta Alaeddine Ajaraie dan Mauro Zijlstra sebagai penyerang.
Persija juga merekrut Cyrus Margono untuk memperkuat sektor penjaga gawang. Kehadiran deretan pemain tersebut diharapkan mampu menambah kedalaman skuad Macan Kemayoran.
Mauricio menjelaskan bahwa sejauh ini hanya Fajar Fathurrahman yang relatif sering mendapatkan kesempatan bermain. Pemain tersebut diproyeksikan mengisi kekosongan setelah Ilham Rio Fahmi hengkang ke Arema FC.
Sementara itu, pemain anyar lainnya masih harus bersaing dengan para pemain lama. Mauricio menegaskan bahwa semua keputusan bermain murni berdasarkan kesiapan dan kebutuhan tim.
Meski begitu, Mauricio mengaku cukup puas dengan kondisi skuad Persija saat ini. Ia menilai keseimbangan tim sudah cukup baik untuk menghadapi laga-laga krusial ke depan.

