MALANG, KOMPAS.TV – Presiden RI, Prabowo Subianto sempat mengutip filosofi Jawa hingga mengingatkan pemimpin untuk bersatu saat pidato di acara Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada Minggu (8/2/2026).
“Tidak boleh pemimpin punya dendam. Tidak boleh pemimpin punya rasa benci. Tidak boleh pemimpin punya rasa dengki. Tidak boleh pemimpin selalu mencari-cari kesalahan pihak lain,” ujar Presiden Prabowo.
“Guru-guru kita, kiai-kiai kita, leluhur kita mengajarkan selalu mikul duwur mendem jero. Tidak boleh ada rasa benci, tidak boleh ada rasa dendam. Berbeda tidak masalah. Sesudah berbeda, cari persatuan. Cari kesamaan, musyawarah untuk mufakat. Itu kepribadian bangsa Indonesia,” lanjutnya.
Baca Juga: [FULL] Berapi-api! Pidato Presiden Prabowo di 1 Abad NU: Saya Disumpah di Hadapan Rakyat…
#prabowo #nahdlatululama #breakingnews #malang #jawatimur #nu #mujahadah
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aditya-Pramana
Sumber : Kompas TV
- prabowo
- prabowo subianto
- presiden prabowo
- nu
- Nahdlatul Ulama


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496259/original/069631000_1770519181-0e357a80-339d-43a2-abfb-e793a202941b.jpeg)

