BOGOR (Realita)- Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80, Polres Bogor bersama insan pers menggelar kegiatan Deadline Healing di wilayah Caringin, Kabupaten Bogor, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan ini diisi dengan sejumlah agenda kebersamaan, mulai dari doa bersama, penanaman pohon, penyebaran benih ikan, hingga kegiatan rafting sebagai bentuk penyegaran bagi para jurnalis.
Baca juga: Banten Tuan Rumah HPN 2026, H -7 PWI Pusat dan Panitia HPN Gelar Konsolidasi
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi Polres Bogor kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
“Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional ke-80 yang jatuh pada 9 Februari besok, kami jajaran Polres Bogor ingin mengajak rekan-rekan insan pers untuk sejenak merefresh diri melalui kegiatan positif dan membangun kebersamaan,” ujar AKBP Wikha.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bogor juga menyerukan ajakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), yang diwujudkan melalui kegiatan peduli lingkungan seperti penanaman pohon dan penyebaran benih ikan.
Baca juga: Ratusan Peserta Semarakan Lomba Senam Kreasi PWI Lamongan
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa peringatan Hari Pers Nasional tidak terlepas dari sejarah lahirnya organisasi wartawan tertua di Indonesia.
"Hari Pers Nasional diperingati setiap 9 Februari, bertepatan dengan hari lahirnya PWI,” ungkap Dedy.
Dedy menambahkan, peringatan HPN tahun ini mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, yang menegaskan peran strategis pers dalam menjaga demokrasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat persatuan bangsa.
Baca juga: Sambut HPN 2026, PWI Kabupaten Bogor Gelar Bersih-Bersih di Kawasan Car Free Day
Hari Pers Nasional merupakan momentum tahunan untuk mengapresiasi kontribusi insan pers dalam pembangunan nasional. Lebih dari sekadar perayaan, HPN menjadi pengingat akan pentingnya pers yang profesional.
"Pers profesional, independen dan berdaulat dalam menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat," pungkasnya.(Ang)
Editor : Redaksi




