Normalisasi Kali Ciliwung, Pramono Klaim Pembebasan Lahan Hampir Rampung

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan normalisasi Sungai Ciliwung untuk mengatasi banjir akibat cuaca ekstrem.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, proses normalisasi telah berjalan seiring dengan hampir rampungnya pembebasan lahan di sejumlah titik bantaran sungai.

“Normalisasi Ciliwung kita sudah mulai. Pembebasan lahannya sudah hampir selesai. Kemudian Cakung Lama dan Krukut,” kata Pramono di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2/2026).

Baca juga: Pramono: Cuaca Ekstrem Jadi Ujian Normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung

Ia menjelaskan, pengerjaan normalisasi dilakukan secara masif dengan melibatkan ratusan alat berat dan armada pengangkut material di puluhan lokasi berbeda.

“Sehingga pada hari ini sebagai misal, ada 60 unit ekskavator yang bergerak, ada 144 dump truck dan juga bekerja di 66 lokasi yang seperti ini,” ujarnya.

Selain itu, Pramono menyebut telah menandatangani sejumlah penetapan lokasi (penlok) untuk mempercepat proses pembebasan lahan yang menjadi syarat utama normalisasi sungai.

“Jadi semua ada 14 penlok yang sudah saya tanda tangani dan sudah dilakukan pembebasan lahan, dan mungkin hari Jumat besok saya bersama Bapak Nusron, Pak Menteri ATR/BPN, akan melakukan seremoni untuk itu,” kata Pramono.

Ia juga memaparkan perkembangan pembayaran lahan kepada warga terdampak di sejumlah wilayah seperti Bidara Cina dan Cawang.

“Supaya semua yang dibebaskan sudah selesai dan kemarin di Bidara Cina, di Cawang dan sebagainya kan sudah kita kasih tanda. Yang kuning belum dibayar, yang merah sudah dibayar, dan sebagainya,” lanjutnya.

Baca juga: Canda Pramono ke JK: Kalau Saya Masuk Gorong-gorong, Nanti Wartawan Kaget

Pramono berharap, setelah proses pembebasan lahan tuntas, pembangunan tanggul oleh pemerintah pusat dapat segera dimulai.

“Sehingga dengan demikian, mudah-mudahan bulan Maret sudah mulai dibuat tanggul oleh pemerintah pusat. Dalam hal ini Kementerian PU yang tanggung jawab,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, proyek normalisasi Kali Ciliwung yang sempat mandek akhirnya kembali dilanjutkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Di bantaran sungai yang kerap menjadi penyebab banjir saat musim hujan itu, pemerintah daerah kembali menggulirkan upaya penataan sebagai bagian dari strategi pengendalian banjir yang lebih terstruktur.

Program normalisasi tersebut resmi kembali berjalan pada Kamis (29/1/2026), setelah terhenti sejak 2017.

Baca juga: Pramono Bakal Tindak Pungli Buka Barrier di Kota Tua: Tak Ada Kompromi

Pemerintah berharap kelanjutan proyek ini dapat menekan risiko luapan air yang selama ini menghantui sejumlah kawasan di Jakarta.

Pramono Anung mengatakan, pengaktifan kembali normalisasi menjadi salah satu langkah penanganan banjir untuk jangka menengah.

“Ini adalah bagian untuk mengatasi banjir jangka menengah yang ada di Jakarta. Normalisasi Sungai Ciliwung ini sempat terhenti dari tahun 2017 dan kita lanjutkan kembali,” ucap Pramono saat meninjau pembebasan lahan di Cawang, Jakarta Timur.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Ika Agustin menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran khusus pada tahun 2026 untuk mendukung pelaksanaan normalisasi di sepanjang aliran Ciliwung.

"2026 itu kurang lebih sekitar Rp 300 miliar untuk Ciliwung. Ganti untung,” kata Ika.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kebakaran Ponpes di Pamekasan, Ratusan Santri Selamat
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
RI Bangun Kompleks Haji di Mekkah Bikin Negara Lain Iri, Prabowo: Arab Sampai Mengubah UU
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Buka-bukaan, Chiki Fawzi Angkat Bicara Soal Fitnah di Balik Kegagalannya Jadi Petugas Haji
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Sempat Kabur saat OTT, Bos PT Bluray Akhirnya Menyerah dan Langsung Ditahan KPK
• 19 jam laluokezone.com
thumb
BATC: Raymond/Joaquin Kalah dari Ganda Jepang, Indonesia Harus Puas Perunggu
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.