Program Presiden Prabowo, 200 Becak Listrik Disalurkan untuk Tukang Becak Lansia di Madiun

realita.co
6 jam lalu
Cover Berita

MADIUN (Realita) - Pemerintah melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) kembali menyalurkan bantuan becak listrik kepada para tukang becak di Kabupaten Madiun. Sebanyak 200 unit becak listrik diserahkan secara simbolis di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Minggu (8/2/2026). 

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal, khususnya tukang becak lanjut usia.

Wakil Ketua Umum Yayasan GSN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa becak listrik yang diberikan bukan barang dagangan maupun agunan. Oleh karena itu, penerima bantuan dilarang keras menjual atau menggadaikan becak listrik tersebut dalam bentuk apa pun.

“Ini bantuan untuk bekerja dan meningkatkan kesejahteraan, bukan untuk dijual. Digadaikan pun tetap tidak boleh,” tegas Nanik di hadapan para penerima manfaat.

Lebih jauh, ia juga menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan melalui proses verifikasi yang ketat dan berlapis. Syarat utama penerima adalah tukang becak yang masih aktif beroperasi serta berusia di atas 60 tahun. 

Menurutnya, proses seleksi melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Perhubungan, Yayasan GSN, hingga pemeriksaan administrasi kependudukan.
Verifikasi meliputi pengecekan KTP, domisili, serta kesesuaian profesi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.

“Kalau diketahui bukan tukang becak, tentu tidak boleh menerima bantuan ini,” ujarnya.

Penyaluran di Kabupaten Madiun merupakan bagian dari program nasional bantuan becak listrik. Hingga saat ini, jumlah becak listrik yang telah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia telah mencapai lebih dari 11.500 unit. 

Program ini menyasar daerah-daerah dengan jumlah tukang becak lansia yang masih menggantungkan hidup dari sektor transportasi tradisional.
Becak listrik dinilai mampu mengurangi beban fisik, meningkatkan produktivitas, serta memberi peluang penghasilan yang lebih layak bagi para penerimanya.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyambut baik penyaluran bantuan tersebut. Menurutnya, becak listrik sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Madiun yang mengedepankan konsep go green serta pengembangan transportasi yang ramah lingkungan dan menyehatkan.

“Ini mendukung kesehatan, kebersihan, dan lingkungan. Kami mendorong masyarakat mulai beralih ke kendaraan listrik,” kata Hari.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Madiun berkomitmen menyiapkan fasilitas pengisian daya listrik di berbagai ruang publik, seperti masjid, kantor desa, dan fasilitas umum lainnya, agar para tukang becak dapat mengoperasikan kendaraannya dengan lebih mudah.

Program bantuan becak listrik ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi tukang becak, tetapi juga menjadi bagian dari upaya transisi menuju energi bersih dan pengurangan emisi karbon di sektor transportasi.

Dengan adanya pengawasan ketat serta dukungan infrastruktur dari pemerintah daerah, diharapkan bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh para penerima. Yw

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AI Caricature 2026 Lagi Viral, Ini Cara Bikin yang Auto Mirip dan Lucu
• 7 jam lalumerahputih.com
thumb
Virus Nipah Merebak, Negara-Negara Asia Periksa Suhu Penumpang Bandara
• 34 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Cara Mengaktifkan Lagi Peserta PBI-JK per Februari 2026, Resmi dari BPJS Kesehatan
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Mengenal Invisalign, Inovasi Modern dalam Perapihan Gigi
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Viral! "Pak Ogah" Nekat Bongkar Beton Pembatas Jalan dan Tagih Pungli di Kawasan Kota Tua | BERUT
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.