KPK: Pelaku Rasuah Kini Lebih Suka Transaksi Pakai Emas

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut uang bukan lagi menjadi metode pembayaran suap. Kini para pelaku rasuah melakukan transaksi menggunakan emas.

Mereka menilai logam mulia lebih ringkas untuk dijadikan alat transaksi suap demi menghilangkan kecurigaan orang sekitar. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkap bahwa pelaku suap memilih emas karena memiliki nilai jual yang terus meningkat.

Selain itu, emas juga lebih mudah dibawa ketimbang gepokan uang yang bisa bikin orang curiga. Sebagai gambaran, para pelaku hanya butuh membawa 1 kg emas untuk membayar suap senilai Rp2,8 miliar.

Jika dengan pembayaran uang, pelaku butuh membawa dua tas besar, berisikan gepokan uang yang bisa menarik perhatian masyarakat di lokasi pembayaran.
 

Baca Juga :

KPK Menahan Bos Blueray John Field

"Tren emas untuk membayar suap ini sudah terdeteksi KPK. terbilang dalam beberapa operasi tangkap tangan yang digelar KPK, pejabat sudah menerima emas untuk pembayaran suap. Barang yang digunakan untuk memberikan suap itu biasanya adalah barang-barang yang ringkas, barang-barang yang kecil tetapi memiliki nilai besar," kata Asep dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu, 8 Februari 2026.

"Tapi bisa saja gitu kan pemberian itu bisa saja dengan barang-barang yang ilegal juga seperti itu. Nah seperti misalkan uang mata uang tentunya akan dipilih mata uang-mata uang yang memiliki nilai tukar yang tinggi," sambungnya.

Selain untuk memudahkan pembayaran, KPK juga menyebut transaksi suap pakai emas dimanfaatkan pelaku rasuah untuk investasi. Mereka seakan menabung logam mulia yang terus-terusan naik tanpa harus mengumpulkan uang untuk melakukan pembelian.

Hingga kini KPK belum menindak tren suap mmenggunakan emas sebagai tindak pidana pencucian uang. Sebab logam mulia didapat dari transaksi awal bukan dibelikan dari uang hasil korupsi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cara Daftar BSU Februari 2026 Buat yang Belum Dapat
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Mengaku Berada di Tengah NU Membuatnya Lebih Berani Bela Rakyat Indonesia
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
2.505 Personel Gabungan Amankan Laga Persija vs Arema di GBK
• 21 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Duduk Perkara Keluarga di Warakas Tewas di Tangan Anak Tengah
• 10 jam laludetik.com
thumb
Kupang Lampion Food Street Market 2026 Siap Gaet Ribuan Pengunjung, Libatkan 80 UMKM dan Sajikan Hiburan Budaya Meriah
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.