MerahPutih.com - Puncak rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU diselenggarakan PWNU Jatim dengan menggelar Mujahadah Kubro yang berlangsung pada 7-8 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Prabowo, Kabinet Merah Putih, ulama dan kiai karismatik, Pengurus Besar NU, Pengurus Wilayah NU Jawa Timur serta puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan harapan agar umat Islam di Indonesia dapat menjalankan ibadah Ramadan dalam suasana tenang, sejuk, dan berkecukupan bagi setiap keluarga.
"Saya mengucapkan selamat untuk seluruh umat Islam yang akan sebentar lagi menjalankan bulan suci Ramadan. Insya Allah bulan suci ini kita akan melewati dalam keadaan yang tenang, yang sejuk, dan dengan keadaan kecukupan bagi semua keluarga," kata Presiden.
Baca juga:
Pemantauan Hilal Awal Ramadan 1447 H dilakukan di 96 Lokasi di Seluruh Indonesia, ini Tempatnya
Presiden menegaskan, pemerintah yang dipimpinnya menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama di atas kepentingan lainnya.
Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam doa dan ikhtiar agar Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa serta dijauhkan dari perpecahan, bencana, maupun berbagai upaya yang dapat menimbulkan keresahan dan kericuhan di tengah masyarakat.
"Marilah kita selalu bersatu dalam doa dan ikhtiar agar bangsa Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan, bencana dari semua usaha untuk menimbulkan kegalauan ataupun kericuhan di kalangan masyarakat," ujarnya.
Presiden Prabowo turut mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan bersama-sama berupaya agar bulan suci Ramadhan membawa ketenangan, kesejahteraan, kedamaian serta memperkuat persatuan bangsa.
Pada akhir sambutannya, Presiden menyampaikan ucapan selamat atas peringatan satu abad Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.
"Terima kasih Nahdlatul ulama yang selalu setia menjaga martabat bangsa Indonesia," ucap Presiden Prabowo.




