Namun entrenador Valencia, Carlos Corberan, menegaskan bahwa timnya akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan angka. Apalagi mereka bermain di hadapan pendukung sendiri yang ingin melihat timnya menjauh dari zona degradasi.
"Kami tidak merasakan tekanan, kami merasa bertanggung jawab, dan hasrat untuk kembali ke jalur positif dan meraih kemenangan. Sejak hari pertama saya merasakan dukungan luar biasa dan saya ingin membalasnya dengan komitmen, gairah, dan dedikasi," kata Corberan di situs resmi klub.
"Setiap pertandingan musim ini adalah pertandingan besar, itu cara kami melihatnya. Kami memprediksi stadion Mestalla akan penuh dan dukungan fans akan terus mengalir tak peduli siapa lawan kami, apalagi mereka sudah cukup berpengalaman menghadapi atmosfer Mestalla," bebernya. Baca juga: Valencia akan Beri Ujian Berat untuk Madrid Tapi Corberan juga sadar bahwa Madrid adalah lawan yang sulit. Di tangan pelatih interim Alvaro Arbeloa, Madrid menjelma menjadi tim yang solid dan bermain dengan rapat sehingga sulit ditembus ketika pressing mereka dilewati lawan.
"Anda selalu bisa melihat perbedaan di setiap pelatih, tapi esensi mereka selalu sama, yaitu dinamis, cepat, transisi, menyerang. Mereka adalah tim yang sangat berbahaya di ruang terbuka dan lewat serangan balik karena itu adalah bagian dari identitas mereka," paparnya.
"Arbeloa membuat organisasi pertahanan mereka sedikit berbeda. Meski mereka masih bisa menekan, Arbeloa membangun organisasi permainan yang cukup solid dengan bertahan di area mereka sendiri," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





.jpg)