Petugas gabungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan, TNI, dan Polri menggelar kerja bakti di lokasi rawan banjir di kawasan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel). Selain pengerukan Sungai Ciliwung, sampah yang kerap menyumbat saluran pompa juga jadi
target untuk dibersihkan.
Bertempat di Bantaran Kali Ciliwung, Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar memimpin apel kerja bakti serentak bertajuk Jaga Jakarta Bersih. Ratusan petugas gabungan baik dari Pemkot, Polres, dan Kodim Jakarta Selatan (Jaksel) dikerahkan bersama dengan dua alat berat dan belasan truk pengangkut sampah dari suku Dinas Sumber Daya Air.
Kerja bakti ini untuk mengantisipasi banjir di wilayah Jakarta. Dua alat berat bertugas mengeruk sedimen lumpur yang mengendap di dasar Sungai Ciliwung.
Baca Juga :
Jusuf Kalla: Rakyat Paling Rugi Jika Jakarta Terendam BanjirSementara itu, ratusan petugas gabungan membersihkan sisi barat Sungai Ciliwung dari berbagai jenis sampah. Muhammad Anwar mengatakan sampah kerap menyumbat saluran pompa hingga menghambat proses penyedotan air saat wilayah ini terendam banjir.
Selain Sungai Ciliwung, beberapa sungai penghubung juga jadi target untuk dinormalisasi.
"Sedimen Kali Ciliung sudah sangat tinggi, kita akan keruk semuanya sebagian kita bagi tugas untuk ke lingkungan-lingkungan perumahan sambil kita mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan. Karena beberapa kali pompa rusak ini selalu alasannya dengan sampah dan plastik menyangkut," kata Anwar dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu, 8 Februari 2026.
"Bagaimana masyarakat bisa mengerti, bisa memahami, tidak buang sampah sembarangan. Untuk yang lingkungan ini ya kita usahakan hari ini selesai. Sementara pengerukan Kali Ciliwung dalam dua bulan mudah-mudahan kita bisa selesaikan itu," sambungnya.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492191/original/007617000_1770129536-20260131BL_Timnas_Futsal_Indonesia_Vs_Vietnam_AFC_Futsal_Asian_Cup_2026-11.jpg)