Indikator: Mayoritas Publik Percaya Kasus Chromebook Bakal Diusut Tuntas

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Temuan terbaru survei nasional Indikator Politik Indonesia mencatat adanya peningkatan perhatian publik terhadap kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang saat ini sedang diusut oleh Kejaksaan Agung.

Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Prof. Burhanuddin Muhtadi, memaparkan bahwa mayoritas masyarakat yang mengetahui kasus tersebut menaruh kepercayaan besar pada kinerja Korps Adhyaksa.

BACA JUGA: Jaksa Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Mundur Bisa Beratkan Hukuman Nadiem

Berdasarkan data survei periode 15-21 Januari 2026, tingkat kesadaran masyarakat (awareness) terhadap kasus ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode Oktober 2025.

Sebanyak 43,8% responden menyatakan tahu atau pernah mendengar kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang sedang diusut oleh Kejaksaan Agung.

BACA JUGA: Kasus Korupsi Chromebook, Dhany Mengaku Terima Rp 701 Juta

Angka ini meningkat dari periode 20-27 Oktober 2025 yang sebelumnya berada di level 35,5%.

Di antara kelompok masyarakat yang sudah mengetahui informasi mengenai kasus tersebut, terdapat optimisme yang kuat bahwa proses hukum akan berjalan hingga tuntas.

BACA JUGA: Guru di Tarakan Keluhkan Chromebook Era Nadiem: Tak Berfungsi dan Jadi Beban Aset

“Mayoritas responden, yakni sebesar 67,4%, menyatakan percaya bahwa Kejaksaan Agung akan mengusut tuntas kasus korupsi tersebut,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Persepsi Publik Terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga Terhadap Lembaga-Lembaga Negara’ secara virtual, Minggu (8/2).

Rinciannya terdiri dari 60,2% responden yang menyatakan "Percaya" dan 7,2% responden yang menyatakan "Sangat Percaya".

Sebaliknya, responden yang menyatakan kurang percaya sebesar 22,8% dan yang tidak percaya sama sekali hanya sebesar 6,5%.

“Dari yang tahu kasus, mayoritas percaya Kejaksaan Agung akan mengusut tuntas kasus korupsi tersebut," ujar Burhanuddin Muhtadi merujuk pada hasil temuan di lapangan.

Survei nasional ini dilakukan pada medio Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden, dengan tingkat kepercayaan 2,9%. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
JK: Orang di Menteng-Pondok Indah Tak Kena Banjir, yang Kena Rakyat Kecil
• 8 jam laludetik.com
thumb
Pemerintah Perketat Pembelian LPG 3 Kg, Terapkan KTP dan Satu Harga Nasional
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Mau Bikin 10 Kampus Medis Kolaborasi Sama Inggris, Ini Bocoran Sistem Belajarnya
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Layani Warga Terdampak Bencana, Dokter dan Nakes TNI Keliling hingga ke Rumah-Rumah
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Pembangunan Infrastruktur dari Desa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.