JAKARTA, KOMPAS.com - Dede Suherli (29), pria di Jakarta Barat (Jakbar) yang viral karena sempat diduga menggotong mayat melewati sebuah gang, meluruskan informasi yang beredar.
Hal itu ia sampaikan saat berdialog lewat video call dengan Anggota Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Aiptu Zakaria alias Jacklyn Chopper pada Minggu (8/2/2026).
Dialog tersebut diunggah di akun Instagram Aiptu Zakaria, @jacklyn_choppers pada Minggu. Kompas.com telah diberi izin untuk mengutip dialog dalam video.
Baca juga: Dikira Gendong Mayat, Ternyata Pria Ini Bawa Biawak Hidup
"Minta maaf ya Pak ya, kalau saya salah Pak ya," ujar Dede sambil menelungkupkan tangan.
"Udah bikin rame, udah bikin viral. Maaf ya Pak ya, padahal bukan mayat, itu biawak," lanjut dia.
"Oke, oke Bro," jawab Aiptu Zakaria.
Dalam dialog itu, Dede juga menjelaskan kronologi saat dia membawa biawak tetapi disangka sedang membawa mayat.
Kejadian berawal saat dia sedang mengamen di lampu merah Petojo, Jakarta Pusat.
Saat itu, ia melihat seekor biawak yang ada di kali dekat tempatnya mengamen.
Ia lantas menangkap si biawak karena berpikir dagingnya bisa dijual ke pedagang daging biawak.
"Saya lemparin pakai batu, (lalu biawaknya) naik ke darat, terus gue pegang. Nah, terus gue masukin kardus. Bawa ke Roxy, ke Lokasari. Enggak ada yang mau (nerima/beli)," kata Dede.