Teknisi Jaringan Internet Meninggal Tersengat Listrik saat Menarik Kabel di Takalar

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, TAKALAR – Kecelakaan kerja menewaskan seorang teknisi jaringan internet MyRepublic di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu dini hari, 8 Februari.

Korban diduga tersengat listrik saat menarik kabel jaringan yang disebut belum mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 01.00 Wita di samping Kantor Cabang Bank Mandiri, Lingkungan Kalampa, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang.

Korban diketahui bernama Rustam Baharuddin Dg Nangga (36), teknisi MyRepublic yang berdomisili di Tamalaeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.

Ia meninggal dunia di lokasi setelah tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.

Rekan kerja korban, Arwin Dg Lion (38), menuturkan mereka berangkat dari Gowa sekirapukul 20.00 Wita untuk memasang gantungan kabel Wi-Fi.

“Saat kejadian sekitar jam satu dini hari, kabel seling yang ditarik almarhum tiba-tiba menyentuh kabel listrik PLN. Korban langsung tersengat dan terjatuh tidak sadarkan diri,” ujarnya.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas Polres Takalar tiba di lokasi sekitar pukul 01.30 Wita dan segera berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik.

Pamapta III Polres Takalar, Ipda Agustino, membenarkan insiden tersebut.

“Benar telah terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat tersengat listrik saat pemasangan kabel jaringan,” katanya.

Setelah aliran listrik dipadamkan sekitar pukul 01.40 Wita, petugas mengevakuasi korban ke RSUD H Padjonga Daeng Ngalle untuk pemeriksaan medis sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Polisi masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebut aktivitas pemasangan jaringan internet tersebut diduga belum memiliki izin resmi dari Pemerintah Kabupaten Takalar.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, membenarkan hal tersebut setelah melakukan pengecekan ke dinas terkait.

“Kami sudah cek dan memang benar MyRepublic belum memiliki izin resmi untuk melakukan pemasangan jaringan di wilayah Takalar,” tegasnya. (mgs)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jaga Jakarta Bersih, 171.134 Warga Kerja Bakti Serentak di 44 Kecamatan
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Pemuda Diduga Dikeroyok Suporter saat Melintas di Klaten, Alami Luka di Wajah | BORGOL
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo: Saya Tidak Akan Ragu-ragu Melawan Segala Bentuk Korupsi!
• 12 jam laludetik.com
thumb
Starsand Island Buka Early Access Steam 11 Februari, Ada Bonus Imlek
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Menutup Kebenaran Bisa Jadi Bentuk Kebohongan | KALAM HATI
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.