Pria Tewas di Depan SD Depok, Ada Obat-obatan di Tasnya

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com – Seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dekat sekolah wilayah Limo, Depok, Minggu (8/2/2026), diduga sakit.

Di lokasi, ditemukan tas berisi obat-obatan yang diduga digunakan untuk penyakit yang tengah dideritanya.

“Tadi kan ada sempet tetangganya. Habis operasi ginjal katanya, emang sakit,” ujar Nanda, pedagang es kelapa di lokasi kejadian, Minggu.

Baca juga: Pria Ditemukan Meninggal di Depan SDN Limo 3 Depok, Diduga Sakit

Menurut Nanda, korban memiliki riwayat kesehatan tertentu dan telah beberapa hari dicari keluarganya.

Sebelum meninggal, pria itu sempat memesan es kelapa tetapi tidak menghabiskannya.

"Makan roti, rotinya masih ada satu di situ. Enggak tahu lagi sih ke sananya,” kata Nanda

Bahkan, pria berusia sekitar 50-an tahun itu sempat berniat memesan bakso.

Saat ditemukan, pria tersebut berada di atas meja dalam posisi tertidur, sehingga orang-orang di sekitar enggan membangunkannya.

“Tiduran di meja bagaimana sih posisi tiduran di atas meja gitu. Enggak ada yang berani bangunin,” ujar dia.

Sebelumnya, korban ditemukan tergeletak di lokasi sebelum akhirnya diperiksa petugas keamanan setempat.

"Pukul 04.00 WIB saat hujan deras dan ingin menutup dagangannya, (ia) melihat korban tidak pindah-pindah lalu memanggil security dan setelah dilihat ternyata korban sudah tidak bernapas atau meninggal," ujar Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh, Minggu.

Baca juga: Seorang Pria Dianiaya Tetangga di Jakbar gara-gara Protes Pelaku Main Drum

Korban diduga memiliki riwayat penyakit tertentu, terlihat dari obat-obatan dan dokumen medis yang ditemukan di sekitarnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Termasuk surat rujukan dan bukti pendaftaran rawat jalan ke beberapa rumah sakit.

Polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jenazah korban dibawa oleh keluarga untuk disemayamkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
LPSK Tindaklanjuti Kasus Dugaan Penganiayaan Nenek Saudah di Pasaman
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo: Stok Beras Nasional Saat Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Habiburokhman Nilai KUHP-KUHAP Baru Efektif Percepat Reformasi Polri dan Penegakan Hukum
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Sambut Imlek, Vihara di Bogor Gelar Ritual Pencucian Patung Buddha Raksasa
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Presiden Prabowo: Di Tengah NU, Saya Selalu Bahagia dan Berani Mengabdi
• 16 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.