MerahPutih.com - Ramai di media sosial, terjadi kecelakaan Warga Negara Indonesia (WNI) pada Jumat pagi di area Kuil Relik Gigi Budha di Chinatown, Singapura.
Para korban, yang merupakan ibu dan anak, dilaporkan tertabrak sebuah mobil yang keluar dari tempat parkir. Sementara, sang ayah luput dari tabrakan.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura akan terus memberikan pendampingan hingga rampung kepada sebuah keluarga WNI yang menjadi korban insiden kecelakaan lalu lintas saat berwisata di negara tersebut.
Plt. Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah, menyampaikan bahwa insiden tabrakan mobil tersebut terjadi pada Jumat (6/2) pagi dan mengakibatkan seorang anak WNI, Sheyna Lashira (6), meninggal dunia.
Baca juga:
DPR Desak Kemenlu Bersiap Hadapi Perang AS-Iran, Evakuasi WNI Jadi Utama
“KBRI Singapura telah menghubungi keluarga korban dan bertemu dengan ayah korban, serta mendatangi rumah sakit tempat korban berada untuk memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan,” kata Heni.
KBRI Singapura telah berkomunikasi dengan otoritas setempat untuk memastikan semua prosedur administratif ditangani dengan benar, khususnya pengaturan pemulangan jenazah korban anak.
Jenazah korban telah kembali ke tanah air pada Minggu pagi pukul 06:50 WIB untuk dimakamkan. Korban kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta.
Sementara itu, ibu korban, Raisha Anindra (31), hingga kini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit Singapura.
“KBRI Singapura akan senantiasa berkoordinasi erat, baik dengan pihak otoritas setempat dan keluarga korban kecelakaan, untuk memantau perkembangan penanganan dan memberikan pendampingan yang diperlukan,” ucap Heni.





