JAKARTA, KOMPAS.com - Parkir liar, jalan rusak, dan trotoar yang tidak berfungsi masih ditemukan di kawasan Petak Sembilan, Jakarta Barat, Minggu (8/2/2026).
Kondisi tersebut mengganggu kelancaran lalu lintas serta membatasi ruang pejalan kaki di kawasan yang dikenal padat aktivitas ekonomi.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, di temukan di beberapa titik jalan terdapat jalan berlubang dan tidak rata.
Baca juga: Pengakuan Pria yang Dicurigai Gendong Mayat di Tambora, ternyata Salah Paham
Bahkan lubangnya terlihat cukup besar sehingga cukup bahaya dilewati kendaraan.
Hal ini membuat pengendara harus melambatkan laju kendaraannya saat melintasi lokasi itu.
Selain itu, di sepanjang jalan Pasar Petak Sembilan, kendaraan roda dua parkir sembarangan, berjajar di bahu jalan hingga memakan sebagian badan jalan.
Kondisi ini menyebabkan penyempitan jalur dan kerap memicu kemacetan, terutama pada jam-jam ramai pengunjung pasar.
Ditambah, sering kali pengunjung turun dari kendaraannya di tengah jalan itu.
Hal itu memperburuk kondisi kemacetan di lokasi tersebut, bahkan tak sedikit dari pengendara yang membunyikan klakson agar bisa segera jalan.
Begitu pula dengan akses bagi pejalan kaki yang juga terlihat tidak tertata.
Pasalnya, trotoar di sekitar lokasi digunakan untuk parkir motor dan lapak pedagang, sehingga pejalan kaki terpaksa berjalan di badan jalan yang bercampur dengan arus kendaraan.
Baca juga: Seorang Pria Dianiaya Tetangga di Jakbar gara-gara Protes Pelaku Main Drum
Warga Lebak Bulus, Lina (38), yang datang menggunakan sepeda motor, mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah lama terjadi, terutama menjelang waktu Imlek.
Ia menyayangkan kondisi tersebut lantaran belum terlihat adanya penataan yang serius, baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat, maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta
"Kondisi gini kaya gini kayanya sudah lama ya tapi amat disayangkan selalu terjadi lagi dan lagi di setiap tahunnya. Harusnya kondisi begini pemerintah sudah bisa cari solusinya," ujar Lina saat ditemui Kompas.com, Minggu.