Grid.ID - Dedi Mulyadi beri respon soal aksi protes warga imbas rusaknya jembatan Sasak Geulis. Gubernur Jabar singgung soal anggaran.
Sebelumnya, warga menggelar aksi protes dengan memasang spanduk di sekitar Jembatan Sasak Geulis dan jembatan baru Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Sabtu (7/2/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk keresahan dan kekecewaan masyarakat atas infrastruktur jembatan yang rusak tak kunjung diperbaiki dari tahun 2021.
Terbaru, Dedi Mulyadi beri respon soal aksi protes warga imbas rusaknya jembatan Sasak Geulis. Gubernur Jabar singgung soal anggaran.
Menanggapi persoalan tersebut, Dedi Mulyadi mengaku telah menerima berbagai aduan dari warga yang merasa resah dan meminta agar jembatan itu segera diperbaiki. Lewat sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menyampaikan sikapnya terkait permasalahan tersebut.
Gubernur Jawa Barat itu membenarkan bahwa jembatan yang dikenal dengan nama Sasak Geulis merupakan bagian dari akses jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menjawab tuntutan masyarakat, Dedi Mulyadi memastikan bahwa rencana perbaikan Jembatan Sasak Geulis telah masuk dalam alokasi anggaran tahun 2026.
“Tahun ini sudah dianggarkan untuk pembangunan jembatan baru,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari unggahannya di akun Instagram pribadi @dedimulyadi71.
Ia menjelaskan bahwa terdapat dua opsi desain dalam rencana pembangunan jembatan tersebut. Opsi pertama adalah mempertahankan bentuk jembatan seperti saat ini, tanpa dilakukan peninggian.
Apabila konsep tersebut dipilih, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp60 miliar. Namun, Dedi menyebut pihaknya juga menerima rekomendasi dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar jembatan tersebut dibangun dengan ketinggian yang lebih tinggi.
Atas dasar itu, muncul alternatif kedua, yakni pembangunan jembatan baru dengan posisi yang ditinggikan. Jika konsep kedua diterapkan, anggaran yang diperlukan diperkirakan bisa mencapai Rp100 miliar.
Dedi juga mengungkapkan bahwa tahapan pembangunan saat ini telah memasuki proses pembebasan lahan. Menurutnya, apabila pembangunan dilakukan dengan konsep pertama tanpa peninggian, proyek tersebut memungkinkan untuk dikerjakan pada tahun ini.
Sementara itu, penerapan konsep kedua yang mengharuskan peninggian jembatan akan menambah kebutuhan biaya sekitar Rp50 miliar. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap berupaya agar pembangunan Jembatan Sasak Geulis dapat direalisasikan pada 2026.
Menanggapi aksi protes warga terkait kondisi jembatan di Dayeuhkolot, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasinya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat lambannya penanganan jembatan tersebut.
“Terima kasih atas kritik warga dan mohon maaf apabila penanganan jembatan tersebut mengalami keterlambatan,” ujar Dedi Mulyadi.
Menurutnya, pembangunan jembatan membutuhkan sejumlah tahapan, mulai dari penyusunan perencanaan, proses pembebasan lahan, hingga pengaturan anggaran.
Kendati demikian, Dedi kembali menegaskan bahwa anggaran pembangunan jembatan baru Sasak Geulis telah disiapkan. Ia pun menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk terus memberikan upaya terbaik demi kepentingan dan kenyamanan masyarakat.
Daftar Jembatan yang Dibangun Dedi Mulyadi Selama 2025
Melansir dari tribunJabar.id, dalam satu tahun masa kepemimpinannya sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merealisasikan berbagai proyek pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan di wilayah Jawa Barat sepanjang 2025. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat merilis data terkait pekerjaan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang berlangsung sejak Januari hingga Desember 2025.
Berdasarkan data tersebut, total jalan provinsi yang berhasil diperbaiki mencapai 418,707 kilometer, sementara ruas jalan nonprovinsi yang ditangani sepanjang 19,236 kilometer. Seluruh ruas jalan itu tersebar di lima wilayah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
Tak hanya fokus pada jalan, Dedi Mulyadi juga mendorong pembangunan maupun rehabilitasi jembatan. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 11 jembatan diperbaiki atau dibangun di enam wilayah UPTD. (*)
Artikel Asli


